alexametrics

Putin: Beli Gas ke Kami Harus Buka Rekening di Bank Rusia dengan Rubel

1 April 2022, 12:02:02 WIB

JawaPos.com – Presiden Vladimir Putin pada Kamis (31/3) mengeluarkan ancaman bahwa Rusia akan menghentikan kontrak pemasokan gas ke Eropa untuk tahap ketiga, kecuali negara-negara kawasan itu melakukan pembayaran dengan mata uang Rusia, rubel. Ancaman itu sejauh ini merupakan pembalasan paling keras yang dilancarkan Putin di bidang ekonomi atas rentetan sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat terhadap negaranya terkait invasi Rusia ke Ukraina.

Putin yang menghadapi perlawanan keras dari militer Ukraina, telah memainkan salah satu kartu terpentingnya menyangkut kebutuhan energi negara-negara Eropa. “Mereka harus membuka rekening dalam rubel di bank-bank Rusia. Dari rekening itulah pembayaran akan dilakukan sebelum gas dikirimkan,” tegas Putin.

“Kalau pembayaran itu tidak dilakukan dalam rubel, kami akan menganggap para pembeli gagal melalukan pembayaran, diikuti dengan konsekuensi berikutnya, kontrak yang ada sekarang akan dihentikan,” imbuhnya.

Pemerintah negara-negara Eropa tentu saja menentang ultimatum Putin itu. Jerman, negara di Eropa yang paling banyak mengimpor gas Rusia, menyebut ancaman tersebut sebagai pemerasan.

Namun, Moskow sudah menawarkan mekanisme bagi para pengimpor gas untuk melakukan pembayaran melalui bank Rusia. Menurut perintah yang ditandatangani Putin, calon pembeli bisa mengirimkan mata uang asing ke rekening yang ditunjuk di bank Rusia, Gazprombank. Dari situ, bank tersebut akan mengembalikan rubel kepada calon pembeli untuk melakukan pembayaran.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: