alexametrics

Kim Jong Un Bersikeras Sanksi terhadap Korut Dicabut, AS tak Bisa

1 Maret 2019, 12:26:04 WIB

JawaPos.com – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) kedua antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di Vietnam tak menghasilkan kesepakatan apapun. Menteri luar negeri Korea Utara Ri Yong Ho mengatakan, posisi Pyongyang tidak akan berubah bahkan jika AS meminta pembicaraan lebih lanjut.

Ri Yong Ho mengatakan,  mereka hanya meminta AS agar membantu mencabut sebagian sanksi, bukan total mengangkat. Permintaan itu ditolak oleh pemerintahan Trump.

korut, tiongkok, beijing, kim jong un, trump, as, vietnam, KTT Kedua, sanksi,
Setelah pembicaraan mereka macet, Trump mengatakan, Kim telah menawarkan untuk memusnahkan semua kompleks Yongbyon, fasilitas penelitian dan produksi di jantung program nuklir Korut (AFP)

Pemerintahan Trump bersikeras bahwa Korut menuntut pencabutan lengkap, dengan mengatakan tidak ada kejelasan tentang apa yang mereka tawarkan.

Setelah pembicaraan mereka macet, Trump mengatakan, Kim telah menawarkan untuk memusnahkan semua kompleks Yongbyon, fasilitas penelitian dan produksi di jantung program nuklir Korut.

Pada konferensi pers larut malam setelah KTT Kedia, Ri Yong Ho mengatakan, negaranya telah membuat proposal realistis, termasuk penonaktifan Yongbyon, di bawah pengawasan pengamat AS.

“Proposal ini adalah langkah denuklirisasi terbesar yang bisa kita ambil pada tahap saat ini ketika mempertimbangkan tingkat kepercayaan saat ini antara Korut dan AS,” kata Ri Yong Ho.

“Tetapi sebagai imbalannya Kim ingin semua sanksi dicabut, sesuatu yang AS tidak siap tawarkan,” kata  Trump menambahkan.

“Itu semua tentang sanksi. Mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tidak bisa melakukan itu,” kata Trump dilansir dari BBC.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : Verryana Novita Ningrum



Close Ads
Kim Jong Un Bersikeras Sanksi terhadap Korut Dicabut, AS tak Bisa