alexametrics

Wanita Ini Terpaksa Tinggalkan Burung Meraknya di Bandara, Kenapa?

1 Februari 2018, 07:05:59 WIB

JawaPos.com – United Airlines baru-baru ini melarang seorang wanita membawa seekor burung merak dalam penerbangan. Seperti dilansir Travel Blog Live and Let Fly via BBC, perempuan itu bahkan membeli tiket sendiri untuk burung meraknya.

Perempuan ini mengaku, burung meraknya ini adalah bagian dari terapi emosionalnya. Meskipun demikian, pihak maskapai tetap menolaknya karena secara bobot dan ukurannya tidak memenuhi syarat untuk memasuki kabin pesawat.

Foto-foto burung ini muncul dalam sebuah acara yang membahas Travelling, The Jet Set. Gambar itu menunjukkan merak sedang bertengger diatas troli bagasi bandara, penumpang lain memandanginya dengan heran.

Wanita Ini Terpaksa Tinggalkan Burung Meraknya di Bandara, Kenapa?
Ilustrasi Pesawat (Reuters)

Burung merak itu dikabarkan bernama Dexter, milik seorang seniman yang tinggal di Brooklyn, New York. Ventiko, sang seniman, secara rutin menayangkan kehidupan sehari-hari Dexter lewat media sosial.

Beberapa maskapai mengizinkan beberapa penumpang yang membawa hewan untuk terapi emosional. Tetapi jumlahnya telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, diduga orang-orang menyalahgunakan sistem.

Pada tahun 2014, seorang wanita di US Airways membawa babi, bernama Hobie. Babi itu buang air besar dan terus menguik sebelum pesawat lepas landas.

Seorang perempuan bernama Jodie Smalley asal Seattle menjadi pemberitaan setelah membawa kalkun miliknya dalam penerbangan menjelang Natal 2015.

Setahun yang lalu, satu dari 80 burung pemangsa viral sedang berada di atas sebuah pesawat terbang di Timur Tengah. Burung-burung elang itu diterbangkan dari lokasi yang tak diketahui menuju Jeddah, Arab Saudi sebagai bagian dari sebuah perjalanan berburu.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (iml/JPC)



Close Ads
Wanita Ini Terpaksa Tinggalkan Burung Meraknya di Bandara, Kenapa?