alexametrics

Cuaca Memburuk, Malta Selamatkan 180 Pengungsi di Laut

1 Januari 2019, 06:46:32 WIB

JawaPos.com – Sebuah kapal patroli tentara mengambil 28 pengungsi dari sebuah perahu kecil pada hari Senin (31/13) di sekitar 130 km barat daya Malta. Dilansir dari Al Jazeera pada Selasa (1/1), setelah itu para tentara juga melakukan penyelamatan pada 152 orang lainnya.

Sementara itu, badan pengungsi PBB mengatakan, waktu sudah terlambat dalam penyelamatan 49 orang yang diselamatkan oleh kapal-kapal LSM, beberapa di antaranya telah terdampar di laut selama lebih dari seminggu. LSM, Sea-Eye Jerman dan Dutch Sea-Watch menyerukan solusi langsung bagi mereka yang digantung berhari-hari oleh negara-negara Eropa.

“Dengan kondisi cuaca yang diperkirakan akan memburuk, solusi harus ditemukan pada hari terakhir pada 2018 untuk mencegah kesehatan pengungsi pada risiko lebih lanjut,” kata mereka dalam sebuah pernyataan bersama.

pengungsi, malta,
UNHCR yang berbasis di Jenewa mendesak pemerintah untuk segera menawarkan pelabuhan dan pendaratan yang aman dan menyepakati sistem yang memberikan kejelasan kepada kapten kapal tentang penyelamat pen (Al Jazeera)

Sea-Eye mengatakan, keterlambatan dalam penyelamatan menimbulkan risiko. Pada saat yang sama, Sea-Watch yang berbendera Belanda telah menyelamatkan 32 orang pada 22 Desember termasuk tiga anak kecil, tiga remaja tanpa pendamping dan empat wanita dari Nigeria, Libya dan Pantai Gading.

Sementara Italia, Malta, Spanyol, dan Belanda menolak menerima pengungsi  Beberapa kota di Jerman telah menawarkan untuk menerima mereka.

Pada hari Sabtu, seorang juru bicara pemerintah mengatakan, Jerman hanya akan menerima beberapa migran jika negara-negara Eropa lainnya juga setuju untuk melakukannya.

UNHCR yang berbasis di Jenewa mendesak pemerintah untuk segera menawarkan pelabuhan dan pendaratan yang aman dan menyepakati sistem yang memberikan kejelasan kepada kapten kapal tentang penyelamat pengungsi.

“Negosiasi mengenai negara mana yang membawa mereka harusnya terjadi setelah mereka diselamatkan dan dibawa dengan selamat ke darat,” kata utusan khusus UNHCR Vincent Cochetel.

Lebih dari 1.300 pengungsi tewas ketika mencoba mencapai Italia atau Malta melalui Mediterania tengah sejak awal tahun 2018. 

Editor : Dyah Ratna Meta Novia

Reporter : (ina/JPC)

Cuaca Memburuk, Malta Selamatkan 180 Pengungsi di Laut