← Beranda

Tarif Tol Semarang-Solo akan Mengalami Kenaikan, Intip Besaran dan Waktu Pemberlakuannya

Elista Ita YustikaMinggu, 26 November 2023 | 14.44 WIB
Sepanjang jalan tol Semarang-Solo.

JawaPos.com - PT Trans Marga Jawa Tengah telah merencanakan pembaharuan tarif jalan tol Semarang-Solo yang akan mulai diberlakukan awal pekan depan.

Dikutip JawaPos.com dari Antara, Dirut PT Trans Marga Jateng Prajudi mengatakan besaran kenaikan tarif tol akan dilakukan dengan menggunakan sistem transaksi tertutup.

Kenaikan tarif tol dengan jarak terjauh dari Semarang hingga Solo tersebut, jumlahnya akan bervariasi sesuai dengan golongan kendaraan.

Untuk kendaraan golongan I, tarif yang ditetapkan sebesar Rp17 ribu. Sedangkan untuk kendaraan golongan IV dan V tarif dapat mencapai Rp34.500.

"Misalnya, tarif kendaraan golongan I dari Semarang hingga Solo yang sebelumnya Rp75 ribu menjadi Rp92 ribu," jelas Dirut PT Trans Marga Jateng Prajudi yang dikutip JawaPos.com dari Antara.

Lebih lanjut Prajudi menuturkan bahwa untuk perjalanan dari Semarang hingga Surabaya, kendaraan golongan I akan mengalami kenaikan tarif sekitar 23 persen.

Prajudi juga mengonfirmasi bahwa kenaikan tarif tol itu diputuskannya berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan rutin setiap dua tahun sekali.

Kenaikan tarif tol Semarang-Solo yang telah dipaparkan ketentuannya oleh Prajudi, akan mulai diberlakukan pada pukul 00.00 WIB, hari Senin pekan depan (27/11).

Penyesuaian tarif tol tersebut diberlakukan oleh PT Trans Marga Jawa Tengah dengan alasan untuk memastikan iklim investasi jalan tol yang kondusif.

Selain itu, menurut Prajudi, penyesuaian tarif tol Semarang-Solo juga bertujuan untuk menjaga kepercayaan para investor dan pelaku pasar.

Prajudi menegaskan bahwa PT Trans Marga Jateng akan berupaya meningkatkan kualitas jalan tol melalui pemasangan sarana pengaman, pembersihan ruang milik jalan, hingga penertiban kendaraan yang melebihi muatan dan dimensi.

Hal tersebut akan terus diupayakan oleh PT Trans Marga Jateng, karena terbukti mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas hingga 23 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

EDITOR: Nicolaus