JawaPos.com–Pemerintah pusat bersama Pemkab Probolinggo gelar rapat koordinasi untuk memastikan bahwa proyek strategis nasional (PSN) jalan tol yang menghubungkan Kabupaten Probolinggo hingga Banyuwangi (Probowangi) selesai pada Oktober 2024.
”Rapat koordinasi itu juga untuk memastikan kesiapan pembangunan jalan tol agar dapat terselesaikan tepat waktu dan tidak melewati Oktober 2024,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Helson Siagian seperti dilansir dari Antara di Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/9).
Rapat koordinasi dipimpin Helson Siagian, melibatkan beberapa lembaga negara. Antara lain dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Lembaga Aset Negara.
Dari Pemkab Probolinggo diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ugas Irwanto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hengki Cahjo Saputra. Hadir pula perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo dan perwakilan BUMN yaitu PLN.
”Rakor tersebut bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pada pelaksanaan PSN Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi,” tutur Helson Siagian.
PSN Jalan Tol Paspro di wilayah Kabupaten Probolinggo pembangunannya memasuki tahap pertama. Untuk ruas Probolinggo–Besuki memiliki tiga Gerbang Tol (GT). Yakni di Kraksaan, Paiton, dan Besuki.
Selain itu, juga terdapat Simpang Susun Kraksaan, Paiton dan Simpang Susun Besuki yang dilengkapi dengan dua lokasi rest area.
Sekda Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, pelaksanaan proyek di wilayah Kabupaten Probolinggo sudah lepas dari persoalan-persoalan yang menghambat. Di antaranya seperti pembebasan lahan, izin galian untuk urukan, dan sebagainya.
”Pemerintah Kabupaten Probolinggo mendukung penuh proyek strategis nasional jalan tol Probolinggo-Banyuwangi,” ujar Ugas Irwanto.