alexametrics

PUPR Fungsikan Irigasi Lhok Guci Dukung Kemandirian Pangan Aceh

31 Agustus 2020, 13:21:52 WIB

PUPR Fungsikan Irigasi Lhok Guci untuk Dukung Kemandirian Pangan Aceh

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR memfungsikan irigasi Lhok Guci di Aceh Barat. Infrastruktur irigasi itu untuk mendukung kemandirian pangan di Provinsi Aceh.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR telah membangun banyak bendungan di berbagai daerah. Pembangunan tersebut selanjutnya akan diikuti dengan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi untuk menunjang produktivitas sentra-sentra pertanian. Diharapkan dengan meningkatnya produktivitas pertanian, juga dapat membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

”Pembangunan bendungan diikuti pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat memberikan manfaat yang nyata dimana air akan mengalir sampai ke sawah-sawah petani,” kata Menteri Basuki seperti dilansir dari Antara di Jakarta pada Senin (31/8).

Sebanyak lima jaringan irigasi yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) kini dalam tahap penyelesaian. Dua di antaranya berada di Provinsi Aceh yakni pembangunan jaringan irigasi Daerah Irigasi (DI) Lhok Guci di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh, dan DI Jambo Aye Kanan di Kabupaten Aceh Utara dan Timur Provinsi Aceh.

”Di Provinsi Aceh sedang diselesaikan sekaligus dua jaringan irigasi yang totalnya akan mengairi area seluas 21.570 hektare,” terang Basuki.

Pembangunan jaringan irigasi di Lhok Guci yang akan mengairi area seluas 18.542 hektare, saat ini pembangunannya sudah memasuki tahap II untuk pembangunan saluran primer sepanjang 10 km dan saluran sekunder sepanjang 812 meter.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Djaya Sukarno menuturkan, pembangunan DI Lhok Guci diawali dengan dibangunnya Bendung Lhok Guci pada 2004–2008 dan dilanjutkan pembangunan salurannya pada 2008–2015.

”Kemudian dilanjutkan menjadi salah satu PSN dikerjakan tahap I pada 2015–2017. Setelah itu masuk tahap II 2018–2020, namun pada 2020 ada pandemi Covid-19 dan terkena refocussing anggaran sehingga target penyelesaian mundur pada 2022,” kata Djaya.

Meskipun terkena refocussing anggaran akibat pandemi Covid-19, pembangunan tahap II Daerah Irigasi (DI) Lhok Guci dilaksanakan PT Hutama Karya-Jaya Konstruksi, KSO dengan nilai kontrak Rp 255,55 miliar terus dilanjutkan dengan progres konstruksinya sebesar 63,08 persen.

Djaya mengungkapkan, saluran irigasi Lhok Guci, Kabupaten Aceh Barat, akan difungsikan secara bertahap mulai musim tanam Oktober 2020–Maret 2021 untuk mengairi sawah seluas 400 hektare.

”Kemudian pada 2021 ditingkatkan lagi menjadi 1.400 hektare sehingga nanti petani di Kabupaten Aceh Barat bisa mendapatkan suplai air dengan baik dan ditargetkan menjadi 2.800 hektare pada 2022. Hal ini juga untuk mendukung Gerakan Aceh Mandiri Pangan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh,” ujar Djaya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads