alexametrics
Beberapa Ruas Tol Naik

Menteri Basuki: Sosialisasi Penyesuaian Tarif Harusnya Butuh 2 Pekan

31 Januari 2020, 16:41:00 WIB

JawaPos.com – Kenaikan beberapa ruas tol, termasuk tol dalam kota yang dikelola bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Citra Marga Nushapala Persada (CMNP) Tbk dinilai kurang sosialisasi. Sebagaimana diketahui, tol dalam kota telah naik seperti untuk golongan I dari Rp 9.500 menjadi Rp 10.000 terhitung Jumat 31 Januari pukul 00.00 WIB.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku, Ia baru menandatangani SK Menteri PUPR soal penyesuain tarif-tarif tol tersebut, pada 23 Januari 2020 kemarin. Namun, ketentuan penyesuaian tarif tol itu harus melalui masa sosialisasi selama dua minggu terlebih dahulu.

“Mestinya begitu SK Menteri PUPR (terbit), harus ada sosialisasi selama dua minggu sebelum tarif (baru) diberlakukan,” kata Basuki di kantornya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (31/1).

Basuki menegaskan berdasarkan waktu dari penandatanganan SK Menteri PUPR hingga hari ini, berarti rentang waktunya baru seminggu. Sehingga, menurutnya, masa sosialisasi masih butuh waktu seminggu lagi untuk pemberlakuan tarif baru.

“Eh, bukan enggak boleh, nanti saya cek dulu,” imbuhnya.

Basuki sempat mengontak Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit, untuk mengklarifikasi masalah tersebut. Dari informasi yang diterima, mengajukan kenaikan sudah dilakukan sejak 31 Desember 2019 lalu.

Namun, kata Basuki, pengajuan kenaikan tarif tol terpaksa ditunda karena saat ini tengah terjadi banjir di kawasan Jabodetabek. “Masa lagi banjir-banjir (tarif) naik. Jadi harusnya tetap dihitung dari saya tanda tangan (tanggal 23 Januari),” kata Basuki.

Menurutnya, SK kenaikan tarif baru ditandatangani setelah semua tol diperbaiki. “Makanya saya tahan. Baru saya tanda tangani setelah semua dampak akibat banjir tol diperbaiki.

Pihaknya akan membahas hal itu terlebih dahulu dengan Kepala BPJT terkait kenaikan tarif tersebut. Namun, Basuki mengaku belum bisa memastikan, apakah tarif tersebut akan tetap naik atau batal dinaikkan per hari ini.

“Karena sudah berlaku, biar mereka mikir dulu. Nanti, ini kan mau (dibicarakan lagi). Karena mereka lihatnya pengajuannya 31 Desember, tapi saya tahan karena banjir. Baru saya tanda tangan tanggal 23 Januari 2019. (Jadi ditunda atau tidak), ya belum tahu,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, JawaPos.com yang mencoba menghubungi humas PT Jasa Marga (Persero) Tbk soal penyesuaian tarif jalan tol dalam kota Jakarta, belum mendapat jawaban.

Sebagai informasi, keenam ruas tol yang dimaksud tersebut adalah Tol Cawang-Tomang-Pluit, Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Jembatan Tiga-Pluit, Tol Ujung Pandang tahap I, Tol Gempol-Pandaan tahap I, Tol Bali-Mandara, dan Tol Pondok Aren-Serpong.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads