alexametrics

Tidak Ada Lampu, Bandara APT Pranoto Hanya Beroperasi Siang Hari

29 September 2019, 08:30:57 WIB

JawaPos.com – Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda baru melayani penumpang untuk siang hari. Pada malam hari pelayanan bandara belum bisa dilakukan karena tidak ada lampu.

Tidak adanya lampu itu terdapat di lampu runway, lampu apron, dan taxiway. Padahal anggaran pemasangan air field lighting (AFL) sudah dialokasikan. Tetapi hingga kini belum ada kejelasan kapan uang tersebut dikucurkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rencana semula pengerjaan pemasangan lampu itu dilakukan pada September 2019. Hingga kemarin belum ada tanda-tanda pemasangan AFL. Dengan begitu, lapangan terbang tersebut hanya mampu melayani pagi sampai sore.

“Memang sudah dianggarkan melalui APBN Perubahan (2019) Rp 12 miliar. Tapi tidak bisa langsung mengerjakan begitu saja. Perlu kejelasan anggaran lebih dulu,” kata Kepala Seksi (Kasi) Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat UPBU APT Pranoto Dwi Muji Raharjo sebagaimana dilansir Kaltim Post.

Pranoto Dwi menuturkan, pihaknya sudah bersurat ke Kemenhub untuk menanyakan kepastian anggaran. Namun belum ada jawaban yang diterima. “Saya tidak ingin beranggapan yang tidak-tidak. Semua masih berproses. Kami sangat siap mengerjakan jika anggaran sudah tersedia,” ungkapnya.

Dwi Muji berharap akhir tahun lampu runway Bandara APT Pranoto Samarinda tuntas dikerjakan tidak molor. “Semua tetap menunggu kepastian anggarannya. Tidak mungkin mengadakan lelang dan pekerjaan tanpa kepastian anggaran,” katanya.

Kondisi di Bandara APT Pranoto Samarinda ini sangat disayangkan DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota DPRD Kaltim Syarifuddin mempertanyakan komitmen Kemenhub dalam meningkatkan fasilitas Bandara APT Pranoto Samarinda. “Kan (Bandara APT Pranoto Samarinda) sudah menjadi milik pemerintah pusat. Pemprov Kaltim sudah menyerahkan pengelolaan aset kepada Kemenhub. Kami akan kawal ini,” ucap Udin.

Selain AFL, lanjut dia, pemasangan pagar bandara juga sangat krusial untuk menunjang keamanan penumpang dan pesawat.

Bandara APT Pranoto yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2018. Bandara tersebut memiliki panjang runway 2.250 meter. Sementara luas bangunan terminal hanya 12.000 meter persegi dengan kapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.

Editor : Ilham Safutra



Close Ads