alexametrics

Proyek PLTMG Bangkanai Tahap 2 Rampung September

28 Juni 2020, 19:31:01 WIB

JawaPos.com – Infrastruktur energi dalam pemenuhan kebutuhan listrik terus dibangun. Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMG) Bangkanai Tahap 2 sebesar 140 MW yang digarap oleh PT PP (Persero) Tbk hampir selesai.

Proyek yang dimiliki oleh PT PLN (Persero) ini berlokasi di Desa Karendan, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Direktur Utama Perseroan Novel Arsyad mengatakan, dalam pembangunan proyek PLTMG ini, pihaknya berperan sebagai kontraktor.

Pihaknya akan bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek yang bekerja sama dengan partner konsorsium Wartsila Finland Oy dan Wartsila Indonesia. “Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut pada bulan September tahun ini,” ujarnya, Minggu (28/6).

Proyek yang memiliki nilai kontrak Rp 780 miliar ini menggunakan mesin Duel Fuel Technology. Bahan bakar mesin tersebut dapat menggunakan gas ataupun solar.

Selain itu, mesin jenis ini memiliki keunggulan lainnya, yaitu ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. “Perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang maksimal dan tepat waktu,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, perjalanan menuju Karendan tidaklah mudah, sekitar 10-12 jam dari Banjarmasin–Muara Teweh dan 3-4 jam perjalanan dari Muara Teweh–Karendan. “Dalam melaksanakan proses pembangunan, material bangunan dan konstruksi juga harus didatangkan melalui perjalanan laut dari Jakarta, Surabaya dan Banjarmasin kemudian menempuh perjalanan darat ke Desa Karendan,” imbuhnya.

Ke depannya, PLTMG Bangkanai Tahap 2 diperuntukkan untuk memperkuat dan mengalirkan listrik di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. “Suplai listrik yang baik dan berkualitas tentunya akan meningkatkan aktivitas warga dan mendukung geliat ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Sebagai informasi, mengutip data Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, total kebutuhan listrik mencapai 190,61 mega watt (MW), untuk melistriki 13 kabupaten dan 1 kota. Di Kalteng, pengelolaan dibagi dua area. Total beban di Area PLN Palangka Raya 139,61 MW dan Area PLN Kuala Kapuas 51 MW, sehingga total se-Kalteng 190,61 MW.

Saat ini di Kalteng telah dibangun PLTMG Bangkanai 155 MW di Kabupaten Barito Utara dan PLTU Buntoi 2 x 60 MW di Kabupaten Pulang Pisau. Kedua pembangkit ini sudah operasional dan masuk sistem kelistrikan Kalselteng.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads