alexametrics

Jokowi Soroti Proyek Tidak Efektif, Dari Pelabuhan sampai Waduk

27 Mei 2021, 15:10:13 WIB

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kualitas perencanaan program pemerintah yang tidak efektif. Misalnya saja, ada pelabuhan baru dibangun tapi tidak memiliki jalan akses. Sehingga Ia meminta agar kualitas perencanaan dapat terus ditingkatkan.

Jokowi menyebut, tidak efektifnya perencanan program terjadi di proyek infrastruktur setelah sering melakukan kunjungan di beberapa proyek. Dari sana Ia melihat ada yang tidak sesuai.

“Bangun pelabuhan, pelabuhan baru, nggak ada akses jalan ke situ. Ya apa-apaan? Gimana pelabuhan itu bisa digunakan,” katanya, Kamis (27/5).

Selanjutnya, ada pembangunan waduk namun tak memiliki irigasi. Mulai dari irigasi primer, sekunder, maupun tersier. Namun, Jokowi tak menyebut waduk itu apa namanya dan di mana letaknya.

“Saya melihat. Saya ini di lapangan terus. Ada waduk tapi nggak ada irigasinya. Irigasi primer, sekunder, tersier, ini nggak ada, ada itu saya temukan di lapangan,” ungkap Jokowi.

Jokowi menuturkan, hal ini dapat menyebabkan tidak maksimalnya daya ungkit dari program yang dilaksanakan. Pihak yang dirugikan adalah masyarakat karena tidak merasakan manfaatnya.

Dengan demikian, Ia meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) untuk lebih dalam terlibat melakukan pengawasan pada perencanaan program pemerintah. Utamanya pada proyek infrastruktur.

“Jangan hanya mengulang terus mengulang-ulang perencanaan dari tahun tahun sebelumnya, sehingga tidak pas tidak adaptif terhadap situasi hari ini,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads