alexametrics

Konstruksi Jembatan Batam–Bintan Gunakan Skema KPBU

25 April 2021, 03:05:32 WIB

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan pembiayaan konstruksi jembatan Batam–Bintan di Kepulauan Riau menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Pembiayaan pembangunan infrastruktur dengan skema KPBU memiliki keunggulan dibandingkan dengan APBN.

”Dengan KPBU, pihak swasta memiliki kepastian pengembalian (investasi) plus keuntungan, sementara keuntungan pemerintah proyeknya banyak yang mengawasi, sehingga tercipta tertib administrasi dan tertib teknis untuk melayani masyarakat lebih baik,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Sabtu (24/4).

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga sedang melakukan pengkajian teknis dan finansial pada pembangunan Jembatan Batam–Bintan. Rencananya, pembiayaan pembangunan jembatan tersebut menggunakan skema KPBU. Namun demikian, pemerintah juga memberi dukungan finansial agar proyek tetap feasible.

”Dalam evaluasi yang dilakukan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur, tidak bisa totalitas dibiayai KPBU, tetapi harus ada porsi dibantu pemerintah. Porsi pemerintah sekitar 30 persen,” ujar Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga Yudha Handita Pandjiriawan.

Menurut Yudha, Jembatan Batam–Bintan termasuk jembatan khusus yang terdiri atas 2 jembatan. Yakni Batam–Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh–Bintan. Untuk porsi pembiayaan pemerintah pada jembatan penghubung Batam–Tanjung Sauh, sedangkan Tanjung Sauh–Bintan akan dibangun investor melalui proses lelang.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads