alexametrics

Kementerian PUPR Targetkan Konstruksi 9 Bendungan Rampung pada 2022

24 November 2021, 12:10:54 WIB

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek pembangunan 9 bendungan dapat rampung tahun depan.

”Beberapa proyek infrastruktur kami targetkan selesai pada 2022 yakni 9 bendungan yakni Bendungan Ciawi, Sukamahi, Margatiga, Sadawarna, Lolak, Semantok, Tamblang, Beringinsila, dan Kuwil Kawangkoan,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Rabu (24/11).

Herry menambahkan, pembangunan 421 km jalan tol di antaranya Seksi 1 Simpang Indralaya–Muara Enim sepanjang 64 km, Seksi 2 Semarang–Demak sepanjang 16 km, dan Seksi 2 Ciawi–Sukabumi sepanjang 12 km juga akan dirampungkan pada 2022. Kementerian PUPR pada 2022 juga akan memulai beberapa proyek strategis.

”Pada 2022 beberapa proyek strategis akan dimulai pembangunannya, antara lain enam bendungan baru yakni Bendungan Cijurey dan Cibeet di Jawa Barat, Kedunglanggar di Jawa Tengah, dan Kolhua di NTT,” terang Herry.

Kemudian proyek strategis lain yang akan dimulai pada tahun depan yakni pembangunan pengendali banjir, antara lain Kali Bekasi di Jawa Barat dan Kali Bogowonto di Jawa Tengah. Selain itu, pembangunan jalan Manado Outer Ring Road III di Sulut dan ruas jalan Membramo–Elelim di Papua, lalu pembangunan jembatan dan jalan layang, antara lain Jembatan Teluk Buton–Kalrik di Kepulauan Riau dan Jalan Layang Kopo di Jawa Barat juga akan dimulai tahun depan.

Dia menjelaskan, program kerja Kementerian PUPR 2022 akan disesuaikan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, yaitu Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural dengan 7 Prioritas Nasional (PN). Melalui beberapa penyesuaian program kerja, Pagu Anggaran TA 2022 Kementerian PUPR ditetapkan Rp 100,59 triliun. Meliputi belanja operasional pegawai Rp 3,12 triliun, belanja operasional barang Rp 2,51 triliun, anggaran pendidikan Rp 4,56 triliun, dan belanja non-operasional Rp 90,40 triliun.

Sebagai tindak lanjut atas rencana program Kementerian PUPR 2022, anggaran dialokasikan pada pembangunan infrastruktur sumber daya air sebesar Rp 41,23 triliun, konektivitas Rp 39,70 triliun, pemukiman Rp 12,15 triliun, perumahan sebesar Rp 5 triliun, serta dukungan manajemen dan tugas teknis lain sebesar Rp 2,15 triliun.

Kementerian PUPR juga melaksanakan program pembiayaan perumahan dengan total anggaran Rp 28,2 triliun dan program Padat Karya Tunai (PKT) dengan total pagu anggaran Rp 13,91 triliun. Program PKT TA 2022 dilaksanakan secara pemberdayaan masyarakat, swakelola dan kontraktual yang diperkirakan akan menyerap tenaga kerja lebih dari 661 ribu orang.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads