alexametrics

PUPR Tawarkan Pengerjaan 4 Ruas Tol, Perusahaan Swasta Jadi Prioritas

22 November 2019, 11:00:56 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak para investor untuk berinvestasi di 4 ruas rol sepanjang 424,27 kilometer (km). Skema yang ditawarkan berdasarkan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tol memiliki peran penting sebagai tulang punggu konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia. Oleh karena itu, hal ini sangat penting untuk mendukung pengembangan jalan tol di Indonesia.

“Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik,” terangnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11).

Untuk 5 tahun kedepan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 3.000 km dan jalan tol sepanjang 2.500 km. Ia berharap, empat tuas yang ditawarkan mendapatkan respon positif dari investor, seperti Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo akan tersambung dengan jalur Trans Jawa Semarang–Solo.

“Dulu perjalanan dari Yogyakarta ke Solo, saya menggunakan motor Yamaha 50 cc dapat ditempuh dalam waktu satu jam, tetapi sekarang harus ditempuh dalam waktu 3 jam karena kepadatan lalu lintas. Nanti dengan adanya tol ini hanya memerlukan waktu 1 jam,” katanya.

Untuk ruas Yogyakarta-Bawen sekarang kondisinya sering terjadi kemacetan akibat banyaknya angkutan logistik. Nanti dengan adanya Tol Yogyakarta-Bawen maka ruas Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) sebagai kawasan segitiga pertumbuhan di Jawa Tengah-DIY akan tersambung.

“Selain itu, dibangunnya Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap nantinya akan membuka akses bagian selatan Jawa Barat sehingga akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru, terutama dari sektor pariwisata,” terangnya.

Keempat ruas tol yang dilelang, yakni Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo (93,14 km) dengan nilai investasi Rp 28,58 triliun, Tol Yogyakarta-Bawen (76,36 km) senilai Rp 17,38 triliun, Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (206,65 km) dengan biaya sebesar Rp 57,594 triliun dan Jalan Tol Makasar-Maros-Sungguminasa-Takalar (Mamminasata) sepanjang 48,12 km dengan nilai investasi sebesar Rp 9,41 triliun. Sebagai prioritas, proyek akan diberikan kepada perusahaan swasta nasional sebelum ditawarkan kepada BUMN.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads