alexametrics

Lokasi Tol Solo-Jogja Ditetapkan, Pengadaan Tanah 3,57 Juta M2

22 September 2020, 13:17:34 WIB

JawaPos.com – Pembangunan Tol Solo-Jogja segera dikerjakan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor 590/48 Tahun 2020 tentang Penetapan Lokasi (Penlok) Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Tol Solo – Yogyakarta di Kabupaten Klaten. Warga diminta tidak mengalihkan kepemilikan tanahnya kepada spekulan.

Kabid Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah Endro Hudiyono menjelaskan, sesuai SK penlok tertanggal 15 September 2020, total pengadaan tanah yang diperlukan adalah sekitar 3.775.215 meter persegi.

“Tahapannya kini (setelah SK penlok ditandatangani) adalah diumumkan (kepada warga) selama tujuh hari kerja. Selanjutnya, dari Kanwil BPN (Jateng) maupun (BPN) Klaten melakukan inventarisasi, identifikasi tanah dengan melakukan pengukuran bidang per bidang,” ujarnya seperti dikutip Radar Solo, Selasa (22/9).

Pihaknya meminta warga turut membantu proses kelancaran pengadaan tanah. Hal itu dapat dilakukan dengan menandai batas tanahnya masing-masing dan memberikan keterangan kepada petugas terkait data tanah. Endro juga meminta warga yang tanahnya dilewati jalan tol tidak tergiur tawaran oknum spekulan tanah dengan iming-iming dibeli harga tinggi.

“Masyarakat jangan membuka pintu bagi spekulan yang berusaha membeli tanahnya dengan (iming-iming harga) lebih mahal,” ujarnya.

Kemudian, warga diminta menyiapkan administrasi terkait kepemilikan tanah. Mulai salinan sertifikat tanah, kutipan letter C dari desa atau kelurahan, dan dokumen administrasi kependudukan berupa KTP serta KK. Pada saat pengukuran nanti warga diminta hadir mendampingi petugas BPN serta menunjukkan batas tanah.

“Oleh karena itu, warga diminta memasang tanda batas sementara. Contohnya patok dari bambu untuk membantu dan mempermudah pengukuran,” ucapnya.

Sesuai ketentuan, maka pengerjaan fisik akan dimulai setelah proses pengadaan tanah dirampungkan. Karena itu, warga diminta bersabar. Namun, tetap aktif. “Setelah penlok terbit, maka tahap pelaksanaan pengadaan tanah dilaksanakan oleh BPN dan pejabat pembuat komitmen (PPK),” ungkapnya.

Berdasarkan SK gubernur tentang penlok pengadaan tanah Tol Solo-Jogja di Kabupaten Klaten, ada 11 kecamatan dan 50 desa akan dilewati proyek strategis nasional (PSN) itu. Wilayah paling banyak terlintasi jalan tol berada di Kecamatan Ngawen dengan sembilan desa. Sedangkan, wilayah paling sedikit di Kecamatan Ceper, hanya satu desa yakni Kuncen. Panjang jalan tol Solo-Jogja 35,6 kilometer.

Editor : Mohamad Nur Asikin




Close Ads