alexametrics

Dua Ruas Tol Siap Beroperasi Dukung Pemulihan Ekonomi

19 Juli 2020, 19:41:34 WIB

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan dua ruas jalan tol yakni Banda Aceh–Sigli Seksi 4 Indrapuri–Blang Bintang (14 km) dan Manado–Bitung (Mabit) Seksi 1 Manado–Airmadidi (14 km) siap beroperasi mendukung pemulihan ekonomi nasional.

”Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir dari Antara di Jakarta pada Minggu (19/7).

Menteri PUPR juga menambahkan, selain kedua tol tersebut, terdapat dua ruas tol lain yang ditargetkan selesai konstruksi sebelum 17 Agustus, yakni ruas Kayu Agung–Kramasan (42 km) yang merupakan bagian dari Jalan Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (112 km) dan Pekanbaru–Dumai 131 km.

Dua ruas yakni Banda Aceh–Sigli Seksi 4 Indrapuri–Blang Bintang (14 km) dan Manado–Bitung (Mabit) Seksi 1 Manado–Airmadidi (14 km) serta sebagian Seksi 2 hingga Kauditan (7 km), merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) dan telah mendapatkan persetujuan Surat Keputusan Menteri PUPR untuk pengoperasian.

Jalan Tol Banda Aceh–Sigli dengan total panjang 74 km merupakan jalan tol pertama di Aceh yang dibangun sejak akhir 2018 dengan skema penugasan pemerintah kepada PT Hutama Karya. Total investasi untuk pembangunan ruas tol Banda Aceh–Sigli dengan total panjang 74 km sebanyak enam seksi itu adalah Rp 12,35 triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp 8,99 triliun.

Ruas tol selanjutnya yang telah siap beroperasi adalah Manado–Bitung Segmen Manado–Airmadidi. Jalan Tol Manado–Bitung dibangun dalam dua seksi, yaitu Ring Road Manado–Sukur–Airmadidi hingga Kauditan (21 km) dikerjakan Kementerian PUPR dan Seksi 2 Airmadidi–Bitung (25 km) dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung.

Ruas selanjutnya yang juga akan selesai konstruksinya adalah pada Seksi 2 Segmen 2A ruas Airmadidi–Danowudu (11,5 km), dengan saat ini progresnya 98,22 persen dan target selesai Juli dari Airmadidi–Kauditan dan Kauditan–Danowudu pada September.

Dukungan pemerintah untuk pembiayaan konstruksi Seksi 1 sebesar Rp 3 triliun, merupakan instrumen untuk meningkatkan kelayakan investasi jalan tol Mabit. Sementara untuk Seksi 2 Tol Mabit dibangun menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp 6,19 triliun.

Jalan tol yang memiliki lima simpang susun (SS) yaitu Manado, Air Madidi, Kauditan, Danowudu, dan Bitung, akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari 90–120 menit menjadi sekitar 30–45 menit. Di samping itu dengan adanya Tol Mabit, risiko kecelakaan lalu lintas di jalan arteri diharapkan akan berkurang.

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara itu juga akan menjadi faktor pendorong berkembangnya sektor pariwisata kawasan Manado–Bitung–Likupang yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo. Kawasan itu menjadi salah satu dari lima kawasan pariwisata prioritas yang akan dikembangkan pada 2020.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads