alexametrics

Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi

15 November 2021, 19:03:10 WIB

JawaPos.com – Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur telekonomunikasi. Upaya itu dilakukan karena pandemi memaksa transformasi digitalisasi dilakukan lebih cepat. Ditambah pula amanat dari UU Cipta Kerja.

Ismail selaku plt Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo mengatakan bahwa amanat Presiden Jokowi sudah jelas. Yakni, meminta menyelesaikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi secepat mungkin. Infrastruktur telekomunikasi tidak hanya untuk masyarakat di kota besar. Tetapi seluruh penjuru Indonesia.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mendapatkan layanan telekomunikasi,” ungkap Ismail baru-baru ini di Forum Koordinasi dan Sinkronisasi – Percepatan Transformasi Digital Nasional melalui Kolaborasi Kemudahan Penggelaran Infrastruktur Digital (10/11).

Ismail mengatakan, sejak disahkannya UU nomor 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi, pembangunan infrastruktur telekomunikasi dilakukan oleh BUMN dan swasta. Pemerintah memosisikan diri sebagai regulator.
Hal itu berbeda dengan infrastruktur seperti jalan, jembatan, saluran air, dan lain-lain. Semua infrastruktur itu dibangun oleh negara.

Dengan adanya UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya, dia berharap percepatan transformasi digital di Indonesia dapat dilakukan. Apalagi pembangunan infrastruktur itu tegas diamanatkan UU Cipta Kerja. Dituliskan bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan fasilitasi dan/atau kemudahan pembangunan infrastruktur telekomunikasi serta dapat berperan serta menyediakan fasilitas bersama infrastruktur pasif dengan biaya terjangkau.

“Tanpa infrastruktur pasif, mustahil ada layanan telekomunikasi. Di negara maju, yang menyediakan infrastruktur pasif seperti gorong-gorong adalah pemerintah,” katanya.

Editor : Ilham Safutra




Close Ads