Menteri PUPR Targetkan Tol Semarang-Demak Seksi II Dibuka 18 November

14 November 2022, 10:27:10 WIB

JawaPos.com–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II dibuka fungsional pada 18 November.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pembukaan fungsional ruas tol Semarang-Demak sangat penting untuk membantu mengurai kemacetan di Jalan Pantai Utara (Pantura). Saat ini, sedang dilakukan penggantian Jembatan Callendar Hamilton (CH) Wonokerto.

”Konstruksi sudah bagus, bisa dimaksimalkan untuk kendaraan-kendaraan besar seperti bus dan truk. Supaya jangan terlalu macet jalan nasional Pantura sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Menteri PUPR Basuki seperti dilansir dari Antara, Senin (14/11).

Uji coba pembukaan Tol Semarang-Demak Seksi II telah dilakukan sejak Jumat (12/11) pukul 15.00 WIB dengan skema buka tutup satu arah/lajur. Basuki juga menginstruksikan pengerjaan Jembatan CH Wonokerto sepanjang 60 meter yang saat ini progresnya sebesar 59,89 persen dapat dipercepat.

”Saya minta dipercepat pekerjaannya dengan manajemen yang lebih baik. Karena lokasi jembatan ini di Pantura yang macet, kalau tidak terencana dengan baik akan lambat,” ujar Basuki Hadimuljono.

Tol Semarang-Demak memiliki panjang 26,95 km yang dibangun dalam 2 seksi melalui skema Kerja Sama Badan Usaha dengan Pemerintah (KPBU). Yakni Seksi 1 untuk ruas Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km menjadi porsi pemerintah (APBN) dengan kebutuhan biaya Rp 10 triliun. Sementara Seksi 2 untuk ruas Sayung-Demak sepanjang 16,31 km porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Untuk Seksi 1 telah dilaksanakan kontrak dengan paket pekerjaan peninggian Jembatan Kaligawe, elevated freeway, dan pile slab untuk 1A, pekerjaan tanggul laut dan jalan utama, on/off ramp, Jembatan Kali Babon dan Sayung, serta rest area dan Gerbang Tol untuk 1B, pembangunan Kolam Retensi Terboyo sekitar 189 hektare dan Sriwulan sekitar 28 hektare, Rumah Pompa Terboyo dan Sriwulan untuk 1C.

Pada Seksi 1 saat ini sedang dilakukan trial embankment sepanjang 400 meter dengan progres 48,89 persen dan diharapkan selesai pada Januari 2023. Sedangkan Pembangunan Seksi 2 dilaksanakan PT PP-PT WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan Konsultan Supervisi PT Virama Karya (Persero) dengan nilai investasi sebesar Rp 5,44 triliun.

Diharapkan dengan pembangunan jalan tol yang terintegrasi tanggul laut itu, permasalahan banjir rob di Semarang Timur khususnya Kaligawe – Sayung dapat teratasi pada akhir 2023.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads