alexametrics

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan

14 Februari 2021, 15:44:25 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (14/2). Bendungan yang bisa menampung 87 juta meter kubik air itu diklaim dapat mengairi 600 hektare sawah.

“Dengan mengucap bismillahirrohanirrohim Bendungan Tukul di Pacitan, saya resmikan hari ini,” ujar Jokowi dalam keterangan resminya.

Dalam peresmian itu Presiden Jokowi didampingi Mensekneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa.

Pembangunan Bendungan Tukul berlangsung dari 2015-2020 dan telah menelang anggaran Rp 916 miliar. Semua itu dibiayai dari APBN.

Jokowi sangat menyadari bahwa Bendungan Tukul sangat memiliki peranan penting. Di antaranya, pengendalian banjir, pengairan sawah, irigasi, dan air bersih untuk masyarakat. “Di sini juga kurang lebih 300 leter per detik, tentu saja ini adalah untuk warganya bapak Bupati Pacitan (Indartato, red),” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, Bendungan Tukul mampu menampung air sebanyak 87 juta meter kubik dan mampu mengairi 600 hektare sawah di Kabupaten Pacitan. Diharapkan, Bendungan Tukul dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas padi di Provinsi Jawa Timur, khususnya Kabupaten Pacitan.

Jokowi berharap Bendungan Tukul sebagai infrastruktur bisa memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan air. Maka dari itu, masyarakat Pacitan diminta untuk memanfaatkan Bendungan Tukul dengan optimal.

“Sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, meningkatkan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah dan juga memudahkan air bersih bagi daerah,” pinta Jokowi.

Di kesematan yang sama, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penghasil padi terbesar secara nasional. Berdasar laporan badan pusat statistik (BPS) tahun 2020, kontribusi mencapai 18,17 persen. Ditambah pula produksi gabah kering giling 10,2 juta ton dan setara dengan 5,76 juta ton beras.

Selain padi, sambung Khofifah, Jawa Timur juga termasuk penghasil jagung terbesar secara nasional. Menurut data BPS produksi jagung di Jawa Timur 6,6 juta ton dan produksi jagung 28 persen dari kontribusi nasional.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra




Close Ads