DPRD Bali Sebut Pembebasan Lahan Tol Jagat Kerthi Tak Ada Masalah

13 September 2022, 06:22:33 WIB

JawaPos.com–Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama menyebut rencana pembebasan lahan terkait pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali sepanjang 96,21 kilometer tidak ada masalah.

”Secara umum apa yang ditargetkan pemerintah pada sosialisasi (pembangunan tol) tidak ada masalah di lapangan. Jadi, masyarakat sudah menerima,” kata Adi Wiryatama seperti dilansir dari Antara di Denpasar.

Menurut dia, terkait rencana pembangunan tol yang menghubungkan Mengwi (Kabupaten Badung) hingga Gilimanuk (Kabupaten Jembrana) itu, sudah melalui mufakat harga terlebih dahulu mengenai pembebasan lahan-lahan masyarakat yang terkena proyek tol. ”Kalau masyarakat sudah menerima, tinggal pelaksanaan, ada uang, tinggal dibayar,” ucap Adi Wiryatama.

Mantan Bupati Tabanan itu menambahkan, uang penggantian pembebasan lahan pada proyek yang ditargetkan rampung pada 2025 tersebut ditunggu masyarakat yang lahannya terkena proyek tol. Terkait besaran uang ganti rugi pembebasan lahan tersebut bervariasi. Untuk lahan di perkotaan harganya akan lebih tinggi dibandingkan dengan lahan sawah.

”Di lapangan, sepengetahuan saya sudah mulai diukur, ada rumah orang yang dilewati jalur sudah dipatok. Artinya, kalau sudah memulai sesuatu itu dicanangkan, berarti sudah serius tindak lanjutnya,” kata I Nyoman Adi Wiryatama, politikus dari Kabupaten Tabanan.

Menurut dia, konsep-konsep mengenai tol itu sudah bisa diterima masyarakat, tinggal menunggu pelaksanaan pemerintah pusat. Dengan terwujudnya tol yang menghubungkan kawasan Bali bagian tengah dengan barat itu diharapkan dapat lebih memudahkan jalur ekonomi dan pariwisata Bali.

Sebelumnya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat peletakan batu pertama pembangunan Tol Jagat Kerthi Bali pada Sabtu (10/9) di Jembrana menargetkan agar infrastruktur jalan itu rampung pada 2025. ”Saya minta tol 96,21 kilometer ini segera selesai karena ini kebutuhan untuk masyarakat agar bisa selesai 2025,” kata Basuki.

Tol Jagat Kerthi Bali merupakan jalan tol penghubung Gilimanuk-Mengwi yang akan menjadi akses utama bagi kendaraan umum, roda empat, roda dua, bahkan sepeda, dari Kabupaten Jembrana, Tabanan, hingga Badung. Trase tol sepanjang 96,21 kilometer itu secara rinci akan melewati tiga kabupaten, 13 kecamatan, dan 58 desa, dengan estimasi biaya konstruksi sebesar Rp 24 triliun. Berdasar desain trase, pembangunannya menghindari subak maupun tempat suci.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: