alexametrics

Rp 560 Miliar Lebih untuk Bangun Tiga Pelabuhan di Bali

12 Desember 2020, 16:49:12 WIB

JawaPos.com–Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Pelabuhan Sanur (Kota Denpasar) dan Pelabuhan Bias Munjul (Kabupaten Klungkung), Bali.

”Kami berharap dengan dibangunnya pelabuhan tersebut dapat memajukan pembangunan di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Termasuk juga memperlancar transportasi laut antara Bali daratan dengan kepulauan Nusa Penida,” kata Menhub Budi Karya Semadi seperti dilansir dari Antara pada acara peletakan batu pertama pembangunan di Sanur, Bali, Sabtu (12/12).

Dia mengatakan, pembangunan pelabuhan tersebut sepenuhnya dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dalam anggaran tersebut dibangun tiga pelabuhan, yakni dua di Kecamatan Nusa Penida dan satu pelabuhan di Sanur, Kota Denpasar.

”Saya berharap dengan dibangunnya pelabuhan itu, akan memperlancar transportasi laut untuk tujuan Nusa Penida atau sebaliknya. Terlebih di kawasan Nusa Penida salah satu objek wisata yang terkenal di Bali,” ucap Budi Karya Semadi.

Menhub berharap dengan pembangunan pelabuhan tersebut masyarakat yang akan bepergian tidak lagi turun ke pantai, seperti kondisi sekarang. Warga terpaksa untuk menuju kapal cepat (boat) turun ke pantai dan menerobos gelombang.

”Pembangunan pelabuhan ini akan memberi kenyamanan kepada masyarakat maupun wisatawan yang akan berkunjung ke Nusa Penida. Sebab kawasan pelabuhan ini didesain atau rancang bangun sesuai dengan kondisi pelabuhan yang mengacu pada budaya setempat,” terang Budi Karya Semadi.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, pelabuhan itu sangat penting bagi kemajuan di Nusa Penida dan Bali pada umumnya. Sebab selama ini, warga yang menyeberang dengan menggunakan kapal cepat harus menerobos laut. Bahkan ada juga harus digendong menuju kapal cepat.

”Jika ombak gede, naik speed boat harus digendong. Saya lihat ibu-ibu yang membawa sesaji akan sembahyang di Pura Ratu Gede Dalem Peed. Kondisi ini menjadi pemandangan sejak dahulu. Maka dari itu saya berupaya usul kepada pemerintah pusat agar dibangunkan pelabuhan penyeberangan,” tutur Wayan Koster.

Koster menyatakan, pembangunan pelabuhan itu merupakan penyeberangan yang diperlukan untuk upacara adat di Pura Dalem Peed. Selain itu, merupakan pusat lalu lintas warga Denpasar dan Bali pada umumnya dan warga Nusa Penida yang sering bolak-balik melakukan aktivitas.

”Kunjungan wisatawan makin tinggi ke Nusa Penida. Kalau yang lewat tempat ini (Sanur) lima ribu sampai enam ribu orang lebih dalam sehari, bayangkan kalau semua harus menaikkan celana atau buka sepatu,” ucap Koster.

Dia pun berharap agar pelabuhan tersebut bisa bermanfaat dalam kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Sanur.

Total anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Sanur yakni Rp 380 miliar, Pelabuhan Sampalan Nusa Penida sebesar Rp 82 miliar, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan Rp 97 miliar lebih.

”Jadi nilai semuanya Rp 560 miliar lebih dalam 2 tahun anggaran, yakni 2021 dan 2022. Nusa Penida dan Nusa Ceningan selesai akhir 2021, sedangkan Sanur selesai 2022. Karena lebih luas dan desain khusus,” kata Koster.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara


Close Ads