alexametrics

Jangan Lebih Dari 80 Km/Jam, Alasan Japek Elevated untuk Jarak Jauh

12 Desember 2019, 13:18:02 WIB

JawaPos.com – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated ditujukan untuk kendaraan yang menempuh jarak jauh. Pasalnya, gerbang keluar tol antara Tol Japek biasa dan layang berbeda.

“Sebaiknya yang kendaraan menerus, yang lewat atas, jangan sampai titik-titik tempat tujuannya jadi kebablasan karena lewat atas. Jadi langsung keluar di simpang Cikunir, Bandung, Cipali, karena di sini ada untuk daerah industri segala macam,” terang Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto di lokasi, Cikarang, Kamis (12/12).

Tol ini di maksudkan untuk mengurai kemacetan ketika libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Disarankan juga untuk mengendarai kendaraan dengan tidak melebihi 80 kilometer per jam, khususnya untuk kendaraan golongan I.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sugiyartanto di lokasi, Cikarang, Kamis (12/12). (Saifan Zaking/ JawaPos.com)

“Di mana yang extension sambungan itu tidak akan sempurna, tapi kita upayakan semaksimal mungkin dan penyempurnaan itu sudah dilakukan sampai tadi malam. Beberapa kali saya coba kecepatan rata-rata 80 km per jam tidak begitu terasa (goncangan), kalau kendaraan kecil atau shock breaker tidak Begitu maksimal perbedaan pasti ada,” ujarnya.

Sebelum dibuka untuk umum, pihaknya juga akan melakukan uji coba agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Namun berlangsungnya waktu nanti ada uji coba penilaian SPM (standar pelayanan minimal) atau penyempurnaan kecil dari tol. Tujuan utamanya adalah pengurangan waktu tempuh dan mengurangi tingkat kemacetan dan memecah arus di tingkat existing,” katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkkan akan meresmikan jalan tol sepanjang 36,4 kilometer (Km) pada hari ini. Setelah itu, rencananya jalan tol layang akan resmi beropasi pada 20 Desember mendatang.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Saifan Zaking


Close Ads