alexametrics

Jasa Marga Perkirakan 593 Ribu Kendaraan Keluar Jabodetabek saat Imlek

12 Februari 2021, 10:44:14 WIB

JawaPos.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meminta pada libur Tahun Baru Imlek 2572 yang jatuh pada hari ini, Jumat (12/2), para pengguna jalan untuk membatasi mobilisasi atau tetap berada di rumah. Hal ini penting guna menekan penyebaran penularan Covid-19.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menekankan pentingnya membatasi mobilisasi, termasuk menggunakan kendaraan via jalur darat, selama libur Tahun Baru Imlek kali ini.

“Kalaupun harus bepergian dengan menggunakan kendaraan, kami mengimbau pengguna jalan tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan. Kami pun mengimbau agar pengguna jalan mengatur waktu perjalanan dengan baik,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (12/2).

Baca juga: Libur Imlek, Volume Kendaraan ke Arah Jawa Meningkat 9 Persen

Sementara itu, Operation and Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita juga meminta agar masyarakat menghindari waktu-waktu favorit yang diprediksi menjadi puncak arus lalu lintas (lalin), baik keluar meninggalkan Jakarta dan maupun saat kembali ke Jakarta nantinya.

Dia menyebut, puncak arus lalin keluar Jabotabek dalam rangka libur Tahun Baru Imlek diprediksi terjadi pada hari Jumat, 12 Februari 2021. Sedangkan, prediksi puncak arus lalin kembali menuju Jabotabek terjadi pada Minggu, 14 Februari 2021.

“Diprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode libur Tahun Baru Imlek (11-14 Februari 2021) mencapai 593 ribu kendaraan, jumlah ini 5,6 persen lebih tinggi dibandingkan dengan arus lalin normal pada 2020. Pada puncak arus lalin keluar Jabotabek pada hari Jumat (12/02), diprediksi sebanyak 167 ribu kendaraan akan melintasi 4 Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur),” jelasnya.

Sementara itu, Atika menambahkan, diprediksi jumlah kendaraan kembali menuju Jabotabek setelah libur Tahun Baru Imlek mencapai 560 ribu kendaraan. Angka ini lebih tinggi 4,2 persen dibandingkan dengan lalin normal 2020. Pada puncak arus lalin kembali ke Jabotabek pada hari Minggu (14/02), diprediksi sebanyak 179 ribu kendaraan akan melintasi 4 GT utama.

Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi saat periode libur Tahun Baru Imlek, Jasa Marga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan konstruksi dan layanan tempat istirahat/rest area.

Atika memaparkan, di antaranya antisipasi kepadatan lalu lintas di gerbang tol utama, menyiapkan mobile reader, keberfungsian peralatan tol dan kelengkapan operasional di setiap Gerbang Tol serta penyiagaan sarana prasarana dan penempatan personel untuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan, menyiagakan personil dan sarana untuk antisipasi keadaan darurat apabila terjadi genangan air.

Khusus pada layanan di tempat istirahat, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai fasilitas yang tersedia dengan penerapan physical distancing melalui pembatasan pengunjung dan kapasitas parkir maksimum 50 persen, sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads