alexametrics

Masuk Proyek Strategis Nasional, Tol Samarinda-Bontang Jadi Prioritas

11 Maret 2020, 09:08:11 WIB

JawaPos.com – Pemprov Kaltim telah mengusulkan 13 proyek strategis nasional (PSN) yang harus segera dirampungkan. Dari 13 proyek tersebut, hanya 3 proyek yang diloloskan pemerintah pusta untuk segera dirampungkan, Ketiganya adalah Jalan Tol Samarinda–Bontang, pembangunan Jembatan Pulau Balang, dan proyek infrastruktur di Kabupaten Mahakam Ulu.

Dijelaskan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Pemprov Kaltim Fadjar Djojoadikusumo, kriteria yang dimaksud harus sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) maupun daerah. Selanjutnya, dianggap strategis. Misal, kalau dibangun implikasinya bagaimana terhadap masyarakat. Kriteria ketiga adalah operasional. Kalau tidak siap, tidak bisa.

“Masalah desain ada tidak. Lingkungan selesai tidak itu kriteria operasional. Proyek ini juga harus selesai pada 2024,” ujar Fadjar seperti dikutip Kaltim Pos (Jawa Pos Group), Rabu (11/3).

Proyek PSN ini pun banyak berkaitan dengan transportasi. Misalnya pada pembangunan tol Samarinda-Bontang yang akan memangkas jarak tempuh dari dan ke dua kota ini. Hal ini penting untuk distribusi ekonomi. Termasuk pembangunan Jembatan Pulau Balang yang akan memangkas jarak antara Balikpapan dan Penajam yang selama ini mesti memutar dengan jarak 100 kilometer. Dengan jembatan ini, jarak tempuh hanya jadi 30 kilometer.

“Nah, Pulau Balang, itu dua aksesnya. Dari PPU jembatan pendek, lalu jembatan panjang ke Balikpapan. Untuk jembatan pendek APBN Rp 450 miliar kalau enggak salah. Kalau jembatan panjang, Rp 1,2 atau 1,4 triliun itu,” papar Fadjar.

Terakhir, infrastruktur di perbatasan Kaltim di Mahakam Ulu akan ditingkatkan dalam skema PSN. Mengingat, infrastruktur transportasi di teras Indonesia ini masih memprihatinkan. Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim Iman Hidayat mengatakan, target penyelesaian proyek-proyek tersebut pada 2024. Namun, itu bergantung kesiapan anggaran dan desain dari pusat.

Tentang Tol Bontang-Samarinda
Berdasarkan perencanaan semula, Tol Samarinda–Bontang memiliki panjang 94 km. Jalan Tol Samarinda–Bontang ini akan menjadi bagian dari rencana pembangunan jalan tol di Kaltim sepanjang 323 km, meliputi ruas jalan Balikpapan–Samarinda–Bontang, Sangatta–Maloy.

Ruas jalan tol ini merupakan jaringan jalan tol di Kaltim yang akan terkoneksi dengan Bandara Samarinda Baru, Jembatan Mahkota II, Bontang Lestari atau pusat Pemerintahan Kota Bontang, dan kawasan cluster industri.

Ruas jalan tol Samarinda–Bontang yang akan diusulkan saat ini sudah siap dengan basic design. Kehadiran jalan tol ini akan mempersingkat jarak antara Samarinda menuju Bontang dan sebaliknya. Jalur yang ada saat ini sepanjang 122 km. Sementara dengan jalan tol jaraknya akan menjadi hanya 94 km dengan kondisi jalan yang lebih baik dan cenderung rata, sehingga waktu tempuh lebih singkat.

Jalan tol Samarinda–Bontang direncanakan terbagi dalam empat seksi, yakni Seksi I: Palaran–Bandara APT Pranoto sepanjang 23,5 km, Seksi 2: Bandara APT Pranoto–Sambera sepanjang 24 km, Seksi 3: Sambera–Marangkayu sepanjang 22,5 km dan Seksi 4: Marangkayu–Bontang sepanjang 24 km. Terkait basic design jalan tol Samarinda–Bontang saat ini sudah ada. Dari sisi geotektonik, jalur tol ini berada pada daerah lembah dengan jenis tanah lanau dan lempung. Geologi ruas jalan tol ini cukup aman dari patahan dan longsor.

Editor : Mohamad Nur Asikin



Close Ads