alexametrics

Gubernur Riau Teken SK Penetapan Lokasi Tol Rengat–Jambi

10 November 2020, 13:53:44 WIB

JawaPos.com–Gubernur Riau Syamsuar telah menandatangani surat keputusan (SK) tentang penetapan lokasi jalan tol trans Sumatera untuk ruas Tol Rengat–Jambi.

Asisten II Setdaprov Riau Evarefita seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru mengatakan, SK Penetapan Lokasi (Penlok) untuk Jalan Tol Rengat-Jambi sudah diteken Gubernur Riau pekan lalu. ”Dengan begitu, tak lama lagi proses pembangunan konstruksi jalan tol itu segera dimulai,” ujar Evarefita.

Dia mengatakan, pihaknya segera menyerahkan SK tersebut kepada tim penilaian (appraisal) yang terdiri atas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan unsur terkait lain melakukan tahap pembebasan lahan untuk jalan tol tersebut. ”Kalau sudah pengadaan lahan,  bisa langsung dilakukan pembangunan konstruksi jalan tol Rengat–Jambi,” ujar Evarefita.

Menurut dia, pembangunan konstruksi jalan tol tidak harus menunggu proses ganti rugi lahan selesai seluruhnya, melainkan secara bertahap di bidang lahan yang sudah selesai pengurusannya. Jalan tol Rengat–Jambi akan melalui dua wilayah administrasi di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil).

Berdasar konsultasi publik tentang rencana pembangunan jalan tol tersebut, lanjut Evarefita, belum ada masalah yang muncul.

”Sampai saat ini belum ada masalah yang muncul di permukaan hasil dari konsultasi publik di Kabupaten Inhu dan Inhil. Karena saat dilakukan konsultasi publik respons masyarakat cukup bagus dan secara umum masyarakat sangat mendukung pembangunan proyek strategis nasional ini,” terang Evarefita.

Tol Rengat–Jambi yang dibangun sepanjang 190 km dengan penanggung jawab proyeknya PT Hutama Karya dengan skema pendanaan penugasan BUMN. Investasi yang dibutuhkan untuk jalan tol itu mencapai Rp 25,36 triliun. Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap penyiapan dan ditargetkan mulai operasi pada 2023.

Ruas tol tersebut direncanakan akan dihubungkan dengan trase Tol Rengat–Pekanbaru, yang akan dibangun sepanjang 175 km, dengan investasi total Rp 24,824 triliun. Proyek itu sedang dalam tahap penyiapan dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2021. Penanggung jawab proyek adalah PT Hutama Karya dengan skema pendanaan yang sama.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads