alexametrics

Dijamin PT PII, PLN Kembangkan Jaringan Distribusi Jatim-Bali

10 Februari 2021, 18:24:32 WIB

JawaPos.com – PT PLN mengembangkan sistem jaringan kelistrikan untuk wilayah Jawa Timur (Jatim) dan Bali. Pengembangan tersebut terlaksana setelah mendapat sokongan pembiayaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Kerja sama PT PLN dengan AIIB dalam pengembangan jaringan Jatim-Bali ini mendapat jaminan dari pemerintah atau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) alias PT PII.

Dirut PT PLN Zulkifli Zaini mengatakan, pihaknya mendapat sokongan dari AIIB senilai USD 310 juta. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan akses jaringan distribusi di regional Jatim dan Bali, serta peningkatan keandalan sistem distribusi eksisting.

“Semoga kolaborasi yang telah dibangun bersama ini dapat terus belanjut untuk ke depannya,” ujar Zulkifli dalam acara penandatangan kerja sama yang dilakukan secara virtual pada Rabu (10/2).

Adapun penandatanganan perjanjian penjaminan pemerintah itu melalui Kemenkeu dan PT PII atas pinjaman langsung AIIB ke PT PLN (Persero). Zulkifli Zaini berharap masyarakat di Jatim dan Bali lebih dapat merasakan manfaat layanan kelistrikan lebih baik lagi.

Berdasar data 2019, jumlah pelanggan di Jatim dan Bali mencapai sekitar 13,48 juta pelanggan, dengan kapasitas daya tersambung sekitar 24,39 GVA, dan konsumsi daya sekitar 42,94 TWh.

Pengembangan sistem distribusi itu untuk mengakomodasi pertumbuhan penjualan, penambahan pelanggan, serta perbaikan dan peningkatan efisiensi keandalan sistem distribusi. Langkahnya dengan melakukan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), trafo, dan sambungan pelanggan. Selain itu, proyek PLN di Jatim dan Bali dapat mendorong pencapaian target rasio elektrifikasi nasional 100 pada 2021.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman menyatakan, Pemerintah konsisten melanjutkan dukungannya untuk percepatan pembangunan infrastruktur di tengah pandemi Covid-19. Khususnya, melalui proyek Jaringan Distribusi PT PLN.

“Dengan memberikan dukungan melalui penjaminan Pemerintah pada proyek ini, Kemenkeu bersama dengan PT PII mendukung PT PLN dalam mendapatkan pembiayaan yang terjangkau dari lembaga multilateral AIIB,” ujar Luky.

Dirut PT PII M. Wahid Sutopo menuturkan, dengan menyediakan penjaminan Pemerintah pada proyek jaringan distribusi Jatim-Bali, menunjukkkan PT PII bersama Kemenkeu berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur listrik di Indonesia bagian Timur.

Keberadaan PT PII bersama Kementerian Keuangan menyediakan Penjaminan Pemerintah memberikan keyakinan kepada AIIB untuk memberikan pembiayaan dengan skema biaya yang terjangkau pada proyek East Java and Bali Power Strengthening Project (EJB).

Baca juga: Sebanyak 600 Kali Gangguan Listrik di Jatim akibat Layang-Layang

“Proyek Jaringan Distribusi Jawa Timur dan Bali ini merupakan proyek PT PLN ke-4 yang mendapatkan jaminan pemerintah bersama dari Kemenkeu dan PT PII,” sebutnya.

Adapun proyek yang sebelumnya yang telah dijamin adalah proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Indonesia Timur. Selain itu, dua proyek pengembangan jaringan distribusi kelistrikan di wilayah Kalimantan dan Maluku-Papua. Semua itu menggunakan pendanaan dari ADB. Untuk proyek wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara dengan pendanaan dari KfW.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra




Close Ads