alexametrics

Angkasa Pura II Aktifkan Kembali Rute Penerbangan yang Sempat Ditutup

Penumpang Pesawat Capai 30 Juta Orang
9 November 2020, 11:01:51 WIB

JawaPos.com – Pandemi memang belum berakhir. Namun, industri penerbangan perlahan-lahan mulai bangkit. Hal itu tampak dari jumlah penumpang pesawat yang terus meningkat.

Berdasar data PT Angkasa Pura II yang menaungi 19 bandara, total jumlah penumpang sepanjang tahun ini secara year to date atau pada 1 Januari sampai 7 November mencapai 30,04 juta orang.

Seiring dengan itu, jumlah pergerakan pesawat tercatat 340.416 penerbangan dan angkutan kargo 561,27 juta kilogram.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan, jumlah penumpang per 7 November tersebut tergolong cukup tinggi dalam situasi pandemi. Namun, tentu masih jauh dari normal. Sebelum pandemi, pada Januari sampai Maret saja, jumlah penumpang domestik dan internasional di seluruh bandara AP II mencapai 20,79 juta orang dengan 184.776 pergerakan pesawat.

Awaluddin menuturkan, pandemi Covid-19 membuat perjalanan bisnis aviasi menanggung beban berat. ”Kami berkomitmen mengoperasikan bandara dengan operasional dan layanan sesuai standar yang ditetapkan regulator dengan protokol kesehatan,” ucap Awal. Menurut dia, upaya-upaya tersebut membuat masyarakat tetap yakin beraktivitas dengan penerbangan.

PT Angkasa Pura II dan maskapai juga berkoordinasi erat untuk optimalisasi slot time penerbangan. Selain itu, rute-rute yang ditutup diaktifkan kembali. Upaya lainnya adalah meningkatkan frekuensi penerbangan di rute existing.

Awal optimistis kondisi penerbangan dua bulan terakhir pada tahun ini membaik. Rute domestik diperkirakan semakin bergeliat. Salah satu pendorongnya adalah hari libur panjang cuti bersama pada Desember.

Sementara itu, rute internasional akan semakin meningkat seiring dengan dibukanya penerbangan umrah. Travel corridor arrangement (TCA) antara Indonesia dan beberapa negara, yakni Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Tiongkok, Singapura, serta menyusul Jepang, juga akan menggairahkan penerbangan internasional.

”PT Angkasa Pura II dan stakeholder bersiap melakukan antisipasi peningkatan lalu lintas penerbangan,” tutur Awal. Dia memperkirakan jumlah penumpang tahun ini dapat mencapai 34 juta hingga 35 juta orang.

Baca juga:

Bandara terpadat yang dimiliki AP II adalah Bandara Soekarno-Hatta. Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan, pada 1 Januari hingga 7 November, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 17 juta orang atau 56 persen dari total penumpang di 19 bandara. ”Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat dan berkontribusi terhadap program pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/c19/oni



Close Ads