alexametrics

Jalur Ganda Jawa Selatan Sambungkan 3 Kawasan Aglomerasi Besar

9 Oktober 2020, 15:18:15 WIB

JawaPos.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan jalur ganda Jawa selatan bagian Cirebon (Jawa Barat) hingga Jombang (Jawa Timur) kemarin. Dengan bertambahnya panjang rel di tanah air, diharapkan perekonomian dapat meningkat. Sebab, jumlah penumpang dan barang yang terangkut juga akan tergenjot.

Setelah peresmian tersebut, berarti jalur ganda kereta api (KA) mulai Cirebon hingga Jombang sepanjang 550 km telah tersambung. Proyek tersebut tinggal menyisakan pekerjaan antara Jombang–Mojokerto–Wonokromo (Surabaya). Panjangnya sekitar 63 km.

”Dengan selesainya jalur ganda KA lintas selatan Jawa, nantinya akan menyambungkan tiga kawasan aglomerasi besar,” kata Budi.

Tiga kota tersebut adalah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), dan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan).

Sekarang perjalanan dari Cirebon hingga Jombang tidak terputus. Bulan depan rencananya jalur ganda dari Jombang hingga Mojokerto juga sudah bisa digunakan. Sementara itu, Mojokerto hingga Surabaya akan selesai pada 2023.

Dalam proyek tersebut, terdapat tiga terowongan yang dibangun anak bangsa. Ini merupakan yang pertama di Indonesia. Tiga terowongan itu adalah Terowongan Notog, Terowongan Kebasen, dan Terowongan Ijo.

Sejak beroperasi secara parsial, hasil dari pembangunan jalur ganda KA lintas selatan Jawa pun mulai terlihat. Pada 2015 lalu, perjalanan kereta api antarkota berjumlah 172 kereta per hari. Akhir tahun lalu jumlahnya menjadi 291 kereta per hari.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/c17/ttg




Close Ads