alexametrics

Jokowi Resmikan Industri Baterai Listrik, Ganjar Akan Siapkan SDM

8 Juni 2022, 22:39:33 WIB

JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembangunan tahap dua industri baterai listrik di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah (Jateng). Jokowi mengatakan, nilai total investasi pembangunan tersebut mencapai Rp 142 triliun dan akan menyerap 20.000 tenaga kerja.

Jokowi menyebut KITB akan membuka banyak lapangan kerja dan mendongkrak pendapatan negara dari berbagai pos fiskal seperti pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, hingga Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Selain itu dampak positif lainnya seperti penambahan devisa juga turut tercipta karena hampir semua industri yang masuk ke KIT Batang berorientasi ekspor.

“Juga yang berkaitan dengan neraca perdagangan kita akan menjadi baik karena ini hampir semuanya orientasinya adalah untuk ekspor,” kata Presiden Jokowi usai meninjau proyek KCC Glass..

Saat ini di KIT Batang, kata Presiden, konstruksi untuk pembangunan pabrik-pabrik sudah dimulai. “Iya ini kan sudah kita mulai dua tahun yang lalu. Kalau kita melihat seperti sekarang, konstruksi untuk pabrik-pabrik semuanya sudah dimulai, meskipun ini baru 8 persen, tetapi konstruksi itu sudah dimulai,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip Antara.

Usai mendampingi Jokowi dalam peresmian tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan pihaknya siap menyiapkan SDM terampil untuk bekerja di KITB. Terlebih akan dibangun sekolah vokasi di sebelah kawasan tersebut.

“Dan yang saya suka tadi akan ada sekolah vocational school, sekolah SMK, yang akan berpartner dan akan dibuat itu di Batang. Jadi SDM-nya juga akan di kita. Sebanyak 20.000 yang nanti akan bisa terserap,” kata Ganjar di Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (8/6).

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, persiapan tersebut dimulai dari kurikulum hingga man power-nya. Dia menargetkan persiapan berjalan satu hingga dua tahun ke depan.

“Pemerintah mesti menyiapkan kurikulum yang pas, teaching industry-nya siap, sekolahnya siap, dan ini mesti ketemu sehingga man power planningnya mesti kita siapkan dengan baik. Dan itu hitungannya ndak lama, 1 tahun atau 2 tahun mesti beres. Ini kita harapkan akan berjalan,” imbuhnya.

Namun demikian, Ganjar menyatakan pihaknya tetap akan terbuka pada sekolah SMK di seluruh Jateng terkait persiapan SDM ini. Dia pun menyebut sekolah SMK perlu menyesuaikan peralatan hingga metodelogi mengajar.

“Seluruh SMK sebenarnya sangat terbuka untuk itu. Nanti kira tawarkan industri mana yang siap, sekolahnya kita siapkan. Sehingga mungkin perlu peralatan baru, metodelogi-metodelogi mengajar, termasuk kurikulumnya bisa kita fitting dengan itu, sehingga teknologi masa depannya yang sekarang disiapkan betul-betul dapat,” imbuhnya.

Adapun nilai investasi 142 triliun pembangunan KITB akan digunakan untuk membangun ekosistem industri baterai listrik terintegrasi. Mulai dari penambangan nikel, pembangunan smelter, prekusor pabrik katoda, pabrik pembuatan baterai listrik, mobil listrik, hingga vocational school.

Selain ikut meresmikan pembangunan KITB tahap dua, Ganjar juga mendampingi Jokowi ke syukuran hasil bumi Gerakan Masyarakat (Gema) Perhutanan Sosial Indonesia di Lapangan Cepoko Omah Tani, Tumbrep, Bandar, Kabupaten Batang. Ganjar mengatakan, pihaknya pun akan mendampingi ribuan petani menggarap 10 ribu hektare lahan di Jateng.

Editor : Bintang Pradewo

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads