alexametrics

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo

7 September 2021, 13:10:50 WIB

JawaPos.com–Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

”Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada siang hari ini (7/9) Bendungan Bendo sudah selesai, sudah rampung dan siap difungsikan,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir dari Antara di Bendungan Bendo, Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9).

Dalam peresmian tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dan pejabat terkait lainnya.

”Bendungan ini dibangun dengan biaya Rp 1,1 triliun, memiliki kapasitas 43 juta meter kubik dengan luas genangan 170 hektare dan tinggi bendungan 74 meter,” ungkap Presiden Jokowi.

Bendungan Bendo, menurut Presiden Jokowi, akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektare sawah dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik. ”Serta bisa mengurangi banjir, mereduksi banjir sebesar 31 persen atau 117 meter kubik per detik,” papar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, pada 2021 pemerintah berencana menyelesaikan 17 bendungan. ”Artinya produktivitas di bidang pertanian akan ketambahan pasokan air dan kita harapkan akan meningkatkan produktivitas petani-petani kita,” tutur Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi berpesan agar Bendungan Bendo dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan menyambungkan bendungan ke seluruh jaringan irigasi yang ada. ”Sehingga masyarakat, utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya,” ujar Presiden Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam penjelasannya mengatakan, Bendungan Bendo di Sungai Keyang, anak Sungai Madiun. ”Kontrak bendungan ini sejak 2013  tapi kita baru bisa mulai bekerja pada 2015-2016 dan selesai pada 2021,” terang Menteri Basuki.

Menteri Basuki menjelaskan, di bawah bendungan ada bagian yang berfungsi sebagai gudang air dari Sungai Keyang karena menyambung dengan 4 bendung lain yaitu Bendung Nyinden, Bendung Kori, Bendung Wirangan, dan Bendung Jati. Tiga bendung pertama berada di Ponorogo yang mengairi 3.300 hektare lahan sedangkan Bendung Jati berada di Madiun yang mengairi lahan 4.500 hektare.

”Dengan adanya storage ini sudah langsung bisa dimanfaatkan untuk menyuplai bendung-bendung di bawahnya sehingga meningkatkan indeks petani dari 170 menjadi 260 per tahun,” kata Menteri Basuki.

Bendungan Bendo berada di Dusun Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Bendungan Bendo merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi ke sawah terjaga.

Proyek Bendungan Bendo dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads