alexametrics

Load Factor Bandara Kertajati Naik Jadi 70 Persen

7 Juli 2019, 11:07:24 WIB

JawaPos.com – Optimalisasi penggunaan Bandara Internasional Kertajati yang terletak di Majalengka, Jawa Barat mulai berangsur memberikan hasil yang positif. Sepekan setelah kebijakan pengalihan rute domestik dari Bandung ke Bandara Kertajati, pemerintah menyatakan mulai adanya peningkatan keterisian penumpang (load factor).

Berdasarkan data Kemenhub, load factor Bandara Kertajati mulai sentuh rata-rata 70 persen. Padahal sebelumnya, rata-ratanya hanya sebesar 50 persen. Menhub Budi Karya Sumadi pun mengapresiasi PT Angkasa Pura II (AP II) yang telah berhasil mengoptimalkan bandara tersebut.

“Saya gembira, Pak Dirut AP II yang begitu aktif memasarkan Kertajati. Load factor naik. Itu menandakan bahwa program kita diminati masyarakat, diapresiasi. Dari hari ke hari naik, cukup agresif kenaikannya,” kata Budi saat meninjau operasional Kertajati, Sabtu (6/7).

Budi menyampaikan bahwa Presiden Jo12ko Widodo (Jokowi) sangat memberikan atensi terhadap Bandara Kertajati. Mantan Wali Kota Solo itu menginginkan bandara terbesar di Jawa Barat itu harus digunakan baik dan maksimal.

Sementara itu, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa pergerakan pesawat maupun penumpang berada di dalam tren positif sejak 1 Juli 2019. Pergerakan pesawat di Kertajati mencapai 30 sampai 34 pergerakan per hari. Sedangkan pergerakan penumpang yang datang ataupun pergi mencapai 3.500-4.000 orang per hari.

“Yang menggembirakan, Kertajati membuka pasar baru yaitu penumpang yang berasal dari Jawa Tengah bagian barat misalnya dari Brebes, Pemalang dan Tegal. Mereka lebih memilih terbang melalui Kertajati yang ada di Jawa Barat,” kata Awalludin.

Kemenhub dan AP II serta stakeholder lain juga tengah menyiapkan strategi agar load factor maskapai dapat tetap di level tertinggi. Katanya, salah satu caranya adalah menggratiskan angkutan Damri selama 1 tahun dari dan ke Kertajati untuk rute Karawang, Cirebon, Bandung, dan satu rute yang akan ditetapkan kemudian.

Selain itu, Kemenhub dan AP II berencana untuk membuka penerbangan antara Bandara Husein Sastranegara (Bandung) ke Kertajati. Hal tersebut demi meningkatkan aksesibilitas sembari menunhgul proyek jalan tol Cisumdawu telah rampung.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan ke Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (Dok.Humas Kemenhub)

“Pemerintah pusat akan menyubsidi 1 tahun damri gratis. Yang kedua, atas usulan AP II dan Bu Dirjen [Perhubungan Udara], akan nada helitaxi dalam 1-2 minggu untuk melakukan penerbangan,” sambung Menhub Budi.

Sebagaimana diketahui, Bandara Kertajati mulai melayani penerbangan domestik dengan pesawat Jet pada 1 Juli 2019. Saat ini, maskapai yang telah beroperasi adalah Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia Indonesia, Lion Air dan Xpress Air.

Adapun kapasitas terminal Kertajati dapat menampung hingga 5 juta penumpang per tahun dan diharapkan terus ditingkatkan hingga bisa menampung 29 juta penumpang per tahun.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Igman Ibrahim


Close Ads