alexametrics

Ridwan Kamil Usul Patimban City Jadi Pendukung Pelabuhan Patimban

6 November 2020, 07:25:40 WIB

JawaPos.com–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menjadikan Patimban City (Kota Patimban) sebagai dukungan sistem Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang. Hal itu sesuai prinsip Pemprov Jabar untuk menghadirkan pembangunan berkelanjutan dalam pembangunan di Jabar.

Menurut gubernur, nanti pusat pertumbuhan tidak hanya sebagai tempat mencari nafkah, tetapi juga dilengkapi tempat tinggal, rekreasi, kesehatan, hingga pendidikan.

”Oleh karena itu, kami ingin menghadirkan kota baru yang sementara ini disebut Kota Patimban di Subang. Skenario kami, dalam 10–15 tahun, akan hadir 1 juta penduduk di luas 5 ribu hektare,” ucap Ridwan Kamil seperti dilansir dari Antara.

”5 ribu hektare ini per Kamis (5/11) sedang kami desain. Sehingga nanti sepertiganya (adalah) area supporting system kepada industri pelabuhan dan dua per tiganya kota masa depan di mana ada hunian, rekreasi, dan tata guna lahan yang sifatnya campuran,” tambah Ridwan Kamil.

Usul sejak awal pembangunan itu pun menjadi bagian dalam upaya Pemprov Jabar untuk mendukung program pemerintah pusat dengan menyempurnakan sebuah kawasan menjadi kawasan perkotaan kelas dunia yang modern.

”Karena rencana Patimban City ini dari nol, kami akan hadirkan secara maksimal. Menjadi kota pelabuhan tercanggih, terbaik, melengkapi Pelabuhan Patimban yang didesain terbesar dan tercanggih juga. Sehingga pesan kepada masyarakat bahwa ini lahir batin, tidak hanya ekonomi pelabuhan saja, tapi juga ada fungsi alun-alun, pendidikan, masjid agung, rekreasi, landmark, dan lainnya,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil pun berharap pemerintah pusat bisa mendukung infrastruktur konektivitas maupun tata ruang dari Pelabuhan Patimban ke wilayah sekitarnya. Sehingga, pembangunan pelabuhan tersebut bisa memberikan manfaat regional sehingga industri kecil pun bisa menikmati peluang ekonomi.

Adapun kawasan Patimban bersama Cirebon dan Kertajati (Kabupaten Majalengka) diproyeksikan menjadi Metropolitan Rebana. Di kawasan industri Segitiga Rebana itu, rencananya akan ada 10 hingga 12 pusat pertumbuhan baru, termasuk Patimban City yang diminati investor asal Jepang.

Sementara itu, Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya dan beberapa kementerian terkait bekerja sama dengan Pemprov Jabar dan Kabupaten Subang mampu menyelesaikan pembangunan tahap pertama Pelabuhan Patimban sesuai harapan di akhir November. Sementara reklamasi rencananya bisa dioperasikan pada Desember.

”Patimban sudah menyelesaikan reklamasi yang cukup besar pada pembangunan tahap pertama ini, sudah bisa dioperasikan pada Desember sebagai car terminal,” tutur Budi.

Pembangunan Terminal Mobil (Car Terminal) seluas 8 hektare mencapai 92 persen dan ditargetkan selesai di akhir November. Car teminal memiliki dermaga berukuran 350 meter x 33 meter berkapasitas 218.000 CBU. Kemudian, Terminal kontainer seluas 1 hektare dengan dermaga berukuran 420 meter x 34 meter juga ditargetkan selesai pada akhir November. Dermaga itu berkapasitas 250.000 TEUs.

Sementara itu, jalan akses pelabuhan dari jalan akses yang dibangun Kementerian PUPR dan ramp on/off jalan akses progres sudah mencapai 99 persen. Menurut Budi, Pelabuhan Patimban adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di area seluas 369 hektare dan back up area mencapai 356 hektare dengan biaya investasi total hingga mencapai Rp 43,2 triliun.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads