alexametrics

Dukung Pariwisata Mandalika, PUPR Tuntaskan Infrastruktur Pendukung

5 November 2021, 09:30:50 WIB

JawaPos.com – Kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa waktu ke depan bakal menjadi perhatian masyarakat dunia, khususnya pecinta otomotif. Beberapa event balap motor berskala internasional siap digelar, mulai dari Idemitsu Asia Talent Cup atau GP Junior, perhelatan World Superbike (WSBK) serta Motor GP 2022.

Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) terus merealisasikan pengembangan insfrastruktur kawasan Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Pengembangan infrastruktur sektor kepariwisataan Mandalika merupakan salah satu dari lima kawasan yang diprioritas pemerintah selain Danau Toba, Borobudur, Manado Likupang, dan Labuhan Bajo guna menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Kementerian PUPR lewat Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah (BPIW) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun pengembangan pariwisata di tanah air dengan melakukan penyusunan Integrated Tourism Master Plan (ITMP).

Kepala BPIW Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra mengungkapkan kajian BPIW melalui penyusunan ITMP dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata terutama di Mandalika. “Rekomendasi ITMP diimplementasikan di lapangan untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional,” ujar Rachman.

Khusus pengembangan infrastruktur di Mandalika terus dikembangkan guna mendukung sektor pariwisata, utamanya untuk mendukung pengembangan sirkuit Mandalika yang akan menjadi tempat sejumlah event balap motor internasional.

Sejumlah infrastruktur yang tengah dirampungkan diantaranya pembangunan Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika senilai Rp 718,85 miliar. Sarana hunian pariwisata Gerupuk Lombok Tengah yang ditangani Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Direktorat Jenderal Perumahan. Sebanyak 398 unit rumah di kawasan tersebut diharapkan berkontribusi dalam mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Lombok. Pengembangan home stay ini diharapkan bisa menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke NTB selama berlangsungnya ajang MotoGP.

Dukungan Kementerian PUPR untuk peningkatan kualitas rumah swadaya yang disewakan untuk homestay wisatawan di di Desa Gerupuk, Kecamatan Lombok Tengah, NTB. (Istimewa)

Infrastruktur lain yang juga telah digarap dan selesai dalam waktu dekat adalah Saluran Pengendali Banjir Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I Ditjen Sumber Daya Air (SDA). Dengan selesainya infrastruktur pengendali banjir ini juga akan mengurangi resiko banjir di kawasan KEK Mandalika termasuk kawasan sirkuit Mandalika.

Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah II BPIW Kuswardono menambahkan bahwa total anggaran untuk mendukung pengembangan infrastruktur untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Lombok dengan total paket kegiatan Tahun 2020 sebanyak 20 paket senilai Rp 404 miliar. Sedangkan total paket kegiatan 2021 sebanyak 17 paket senilai Rp 912 miliar sehingga total sepanjang 2 tahun terakhir total anggaran yang dialokasi untuk pengembangan KSPN Lombok mencapai Rp 1,31 triliun.

Kuswardono menyebutkan bahwa pemerintah memutuskan mengembangkan 10 Bali Baru yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika – Lombok (NTB), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu-Kota Tua (DKI Jakarta).

Dari 10 Bali Baru itu ada empat yang dimasukkan sebagai DPSP yakni Danau Toba, Borobudur dan sekitarnya, Mandalika – Lombok dan Labuan Labo. Dari empat DPSP itu ditambah ManadoLikupang, sehingga ada lima DPSP.

Editor : Mohamad Nur Asikin




Close Ads