alexametrics

Pemprov Jatim Prioritaskan Tiga Pengembangan Infrastruktur

5 Oktober 2019, 20:59:07 WIB

JawaPos.com – Banyak program yang digeber Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Salah satunya, prioritas pengembangan infrastruktur di Jatim. Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyatakan, program tersebut berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi di daerah dan Jatim.

Emil memerinci ada tiga program prioritas bidang infrastruktur. Yakni, Kawasan Strategis Nasional Metropolitan Gerbangkertosusila (GKS), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Bromo-Tengger-Semeru (BTS), serta Kawasan Selingkar Wilis (KSW). ’’Ketiganya disampaikan Ibu Gubernur di depan presiden saat rapat kabinet terbatas,’’ katanya.

GKS, BTS, dan KSW memang merupakan program prioritas. Namun, pemprov tidak lupa dengan program lain yang sudah direncanakan. Semua tetap dijalankan. Hanya, tiga program itu diutamakan karena membawa dampak yang cukup global.

Dia menyatakan, pengembangan infrastruktur bertujuan membangun kedekatan dengan wilayah. Salah satunya, upaya menggali potensi wisata di daerah. Cara tersebut diyakini mampu mendongkrak roda perekonomian di daerah.

Emil mencontohkan kawasan GKS atau Gerbangkertosusila. Kawasan itu meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Program utamanya, menguatkan konektivitas infrastruktur antardaerah. Dia yakin infrastruktur akan menguatkan daya saing manufaktur dan perdagangan di daerah yang dilewati.

Konsep yang ditawarkan pun beragam. Saat ini yang dikaji adalah transportasi masal. Ada beberapa pilihan seperti MRT, LRT, dan ART. Moda transportasi di daerah tersebut menjadi terhubung. Dengan begitu, akses menuju daerah lebih mudah.

Pemprov juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menyusun program moda transportasi tersebut. Hal itu dilakukan agar program yang akan diterapkan tidak tumpang-tindih dengan daerah.

Emil menambahkan, GKS merupakan kawasan megapolitan. Jumlah penduduknya cukup padat. Tingkat mobilitasnya juga tinggi sehingga membutuhkan infrastruktur yang terhubung. ’’Kami melihat aspek infrastruktur sangat penting,’’ jelasnya.

Selain GKS, ada program BTS yang menjadi prioritas. BTS berfokus pada percepatan pertumbuhan industri pariwisata dan agropolitan. Pemprov memiliki konsep dan rencana besar di kawasan tersebut. Salah satunya, pembangunan sky train yang melintas dari Bromo hingga Semeru. ’’Ini merupakan kawasan strategis pariwisata nasional yang memiliki potensi besar,’’ ucapnya.

Pemerintah pusat juga menjadikan kawasan itu sebagai badan otonomi pariwisata. Anggaran yang dialokasikan untuk menghidupkan pariwisata di wilayah tersebut cukup besar. Karena itu, infrastruktur menuju kawasan tersebut sangat dibutuhkan.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riq/c5/end



Close Ads