alexametrics

Cegah Abrasi di Dekat Bandara YIA, Perlu Moratorium Penambangan Pasir

4 November 2021, 12:42:06 WIB

JawaPos.com – Abrasi di sepanjang Pantai Glagah, Kulon Progo, semakin mengancam Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Tidak hanya bisa ditangani dengan green belt atau penghijauan di area pantai.

Namun, perlu untuk mempertimbangkan moratorium penambangan pasir.

Dari data yang dikumpulkan Jawa Pos, setiap tahun terjadi abrasi yang bahkan merusak kawasan wisata Pantai Glagah. Pada 2018, contohnya, terjadi abrasi di jalan penghubung Pantai Glagah dan Pantai Congot. Jalan penghubung itu tepat berada di belakang bandara YIA.

Selanjutnya, pada 2020 abrasi bahkan merusak tiga bangunan warung dan dua unit kamar mandi di Pantai Glagah. Perlu diketahui hampir sepanjang Pantai Galagah terdapat pagar besin Bandara YIA.

Yang terbaru, Agustus 2021 abrasi cukup parah merusak enam bangunan warung, dua unit kamar mandi dan satu kolam renang. Abrasi tidak hanya mengancam Bandara YIA, tapi juga wisata Pantai Glagah.

Direktur Walhi Jogjakarta Halik Sandera menuturkan, abrasi di Pantai Selatan memang dikarenakan ombak tinggi. Namun, faktor utamanya justru bukan karena ombak, melainkan suplai pasir yang berkurang drastis. Suplai pasir itu bisa dikarenakan penambangan pasir yang berlebihan. ”Penambangan pasir ini juga dipicu masalah lainnya,” urainya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : idr/tau/ttg




Close Ads