alexametrics

PT PP Kepincut Garap Ruas Malang–Kepanjen

4 Oktober 2019, 22:00:00 WIB

JawaPos.com – PT PP (Persero) Tbk mengajukan diri sebagai pemrakarsa pembangunan tol Malang–Kepanjen. Nanti ruas jalan itu terhubung dengan tol Pandaan–Malang sampai Kota Batu. Itu bakal menjadi akses baru menuju destinasi wisata di Batu.

Direktur Utama PP Lukman Hidayat mengatakan bahwa panjang ruas baru tol tersebut mencapai 30 kilometer. “Kalau boleh awal tahun (disetujui), kami bisa mulai aktivitas (pembangunan) pada kuartal pertama (2020),” katanya Kamis (3/10).

Setelah proses administrasi tuntas, tahap konstruksi berlangsung mulai kuartal ketiga 2020. Menurut Lukman, pembangunan bisa menelan dana sekitar Rp 6 triliun sampai Rp 7 triliun dan memakan waktu selama tiga tahun.

Saat ini PP memiliki konsensi 35 persen pada ruas tol Pandaan–Malang. Itu bakal ditambah dengan ruas tol Malang–Kepanjen yang terhubung dengan Batu.

Dengan demikian, PP memiliki sembilan konsensi tol di Indonesia. Termasuk tol Medan Kualanamu–Tebing Tinggi, Antasari–Depok, Manado–Bitung, Balikpapan–Samarinda, Semarang–Demak, dan Serang–Panimbang.

PP juga punya konsensi pada tol Gempol–Mojokerto yang saat ini masih dibangun. “Gempol–Mojokerto masih dalam proses dengan Waskita (Karya),” ungkap Lukman.

Dalam kesempatan itu, PP juga menyatakan rencananya untuk terlibat dalam proyek dua tol di Jakarta dan Jawa Barat (Jabar). Tapi, Lukman masih enggan menyebut dua tol yang dimaksud.

“Itu nanti dulu. Jadi, pemrakarsa harus diam-diam. Kami survei kan tidak mudah. Kami juga menyurvei trafik trasenya,” paparnya.

Di sisi lain, PP merevisi sejumlah target tahun ini lantaran beberapa tender proyek tertunda. Pada awalnya perseroan menargetkan raihan nilai kontrak baru (NKB) Rp 50,3 triliun sepanjang 2019. Namun, target tersebut direvisi menjadi Rp 45 triliun.

“Tahun ini cancel, tahun depan mungkin (jalan). Jadi, itu pertimbangannya,” terang Lukman.

Hingga September 2019, raihan nilai kontrak PP mencapai Rp 23 triliun. Pada Agustus dan September, PP juga menandatangani beberapa kontrak baru. Salah satunya pembangunan fase II tol Semarang–Demak sepanjang 16,3 kilometer dengan nilai Rp 5,6 triliun.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (vir/c7/hep)



Close Ads