alexametrics

Empat Bandara Layani Skrining dengan GeNose

2 April 2021, 16:47:15 WIB

JawaPos.com – Proses skrining dengan GeNose C19, alat deteksi Covid-19 buatan dalam negeri, mulai diterapkan di sejumlah bandara dan pelabuhan kemarin (1/4). Itu merupakan tindak lanjut perluasan penerapan GeNose sesuai surat edaran Satgas Covid-19.

Empat bandara membuka layanan GeNose pada hari pertama kemarin (1/4). Yakni, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan Bandara Husein Sastranegara Bandung yang dikelola PT Angkasa Pura II. Lalu, Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Internasional Juanda Surabaya yang dikelola PT Angkasa Pura I.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berpesan agar proses skrining dilakukan dengan teliti. ’’Karena ini proses penting agar setiap orang yang bepergian bisa dideteksi,’’ katanya di sela-sela peninjauan penerapan perdana GeNose di Bandara Husein Sastranegara kemarin.

Hingga kini, ada tiga simpul transportasi yang wajib menerapkan skrining kesehatan melalui RT-PCR atau rapid antigen atau GeNose. Yakni, stasiun, pelabuhan, dan bandara. Sementara itu, di sektor transportasi darat belum wajib dan pengecekan dilakukan secara acak (random testing). ’’Di simpul itulah kami bisa melakukan skrining terhadap orang-orang yang bepergian, untuk mencegah persebaran Covid-19,’’ jelas Budi.

Setiap bandara yang menerapkan penyaringan GeNose telah melakukan uji coba sekitar tiga minggu. Misalnya, Bandara Husein Sastranegara yang saat ini dapat melayani sekitar 400 orang per hari untuk tes GeNose. Tak seperti tes RT-PCR atau rapid test antigen yang bisa dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan, pemeriksaan GeNose dilakukan di bandara pada hari yang sama sebelum keberangkatan pesawat.

Baca juga: Layanan GeNose di Juanda Hanya Siang

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut resmi meluncurkan penggunaan GeNose pada moda transportasi laut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, kemarin. ’’Penggunaan GeNose C19 saat ini baru diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok dan menyusul akan diterapkan secara bertahap di pelabuhan lainnya,’’ terang Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/c18/fal




Close Ads