
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/5).
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meresmikan Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5) lalu. Presiden Jokowi menekankan pentingnya keberadaan bendungan dalam mencegah terjadinya krisis air yang saat ini semakin mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia.
"Kita tahu beberapa negara sekarang ini mulai terjadi yang namanya krisis air, sulit sekali mendapatkan air. Karena, ke depan air menjadi sesuatu yang sangat penting sekali untuk kehidupan kita. Oleh sebab itu, jangan membiarkan air untuk mengalir terus ke laut dan tidak kita manfaatkan," ucap Jokowi dikutip dari laman presidenri.go.id, Kamis (16/5).
Ia menjelaskan bahwa Bendungan Ameroro dibangun sejak tahun 2020 dan selesai pada akhir tahun 2023. Pembangunan bendungan ini menghabiskan anggaran hingga Rp 1,57 triliun.
Untuk itu, Presiden berharap Bendungan Ameroro dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan investasi yang telah dikeluarkan, salah satunya dalam mereduksi banjir di sekitar wilayah Konawe.
"Kapasitas tampungnya 88 juta meter kubik, ini bendungan sangat besar sekali dengan luas genangan 398 hektare. Dan juga dapat mengurangi banjir, mereduksi banjir yang sebelumnya ada di wilayah di sekitar Konawe," tambahnya.
Selain itu, Jokowi juga menyoroti dampak positif keberadaan Bendungan Ameroro terhadap sektor pariwisata, khususnya di Kabupaten Wakatobi. Pihaknya berharap jumlah wisatawan pariwisata di Kabupaten Wakatobi akan semakin meningkat.
"Untuk kawasan strategis pariwisata di Wakatobi yang telah dilakukan penataan, penataan alun-alun, kawasan Puncak Oyamba kemudian area Sumbuda juga semuanya sudah disentuh (diperbaiki). Ini juga nanti kita harapkan wisatawan pariwisata di Kabupaten Wakatobi akan semakin baik dan meningkat," harap dia.
Dilansir dari Instagram @jokowi keberadaan Bendungan Ameroro diharapkan bisa mengairi sawah demi ketahanan produksi padi dan beras Indonesia. Perlu diketahui, Presiden Jokowi sekaligus meresmikan pembangunan infrastruktur kawasan strategis pariwisata nasional di Kabupaten Wakatobi yang telah selesai pada November 2023.
Untuk pembangunan kawasan ini telah menghabiskan anggaran Rp 96,5 miliar, sehingga diharapkan dapat mewujudkan industri pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian nasional.
Sebagai informasi, peresmian ini dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto, dan Pj Bupati Konawe Harmin Ramba.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
