Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Mei 2024 | 23.36 WIB

Cegah Krisis Air dan Reduksi Banjir, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Ameroro di Kab. Konawe

Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/5). - Image

Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Selasa (14/5).

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meresmikan Bendungan Ameroro yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5) lalu. Presiden Jokowi menekankan pentingnya keberadaan bendungan dalam mencegah terjadinya krisis air yang saat ini semakin mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia.

"Kita tahu beberapa negara sekarang ini mulai terjadi yang namanya krisis air, sulit sekali mendapatkan air. Karena, ke depan air menjadi sesuatu yang sangat penting sekali untuk kehidupan kita. Oleh sebab itu, jangan membiarkan air untuk mengalir terus ke laut dan tidak kita manfaatkan," ucap Jokowi dikutip dari laman presidenri.go.id, Kamis (16/5).

Ia menjelaskan bahwa Bendungan Ameroro dibangun sejak tahun 2020 dan selesai pada akhir tahun 2023. Pembangunan bendungan ini menghabiskan anggaran hingga Rp 1,57 triliun.

Untuk itu, Presiden berharap Bendungan Ameroro dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan investasi yang telah dikeluarkan, salah satunya dalam mereduksi banjir di sekitar wilayah Konawe.

"Kapasitas tampungnya 88 juta meter kubik, ini bendungan sangat besar sekali dengan luas genangan 398 hektare. Dan juga dapat mengurangi banjir, mereduksi banjir yang sebelumnya ada di wilayah di sekitar Konawe," tambahnya.

Selain itu, Jokowi juga menyoroti dampak positif keberadaan Bendungan Ameroro terhadap sektor pariwisata, khususnya di Kabupaten Wakatobi. Pihaknya berharap jumlah wisatawan pariwisata di Kabupaten Wakatobi akan semakin meningkat.

"Untuk kawasan strategis pariwisata di Wakatobi yang telah dilakukan penataan, penataan alun-alun, kawasan Puncak Oyamba kemudian area Sumbuda juga semuanya sudah disentuh (diperbaiki). Ini juga nanti kita harapkan wisatawan pariwisata di Kabupaten Wakatobi akan semakin baik dan meningkat," harap dia.

Dilansir dari Instagram @jokowi keberadaan Bendungan Ameroro diharapkan bisa mengairi sawah demi ketahanan produksi padi dan beras Indonesia. Perlu diketahui, Presiden Jokowi sekaligus meresmikan pembangunan infrastruktur kawasan strategis pariwisata nasional di Kabupaten Wakatobi yang telah selesai pada November 2023.

Untuk pembangunan kawasan ini telah menghabiskan anggaran Rp 96,5 miliar, sehingga diharapkan dapat mewujudkan industri pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian nasional.

Sebagai informasi, peresmian ini dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi Revianto, dan Pj Bupati Konawe Harmin Ramba.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore