
Penumpang di Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Angkasa Pura II (Persero) (AP II) akan mulai revitalisasi Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Kamis (15/8). Pengembangan Terminal 1 dilakukan secara bertahap dimulai dari Terminal 1C, menyusul kemudian Terminal 1B dan Terminal 1A.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang menyatakan, sejak pertama kali dioperasikan pada 1985, hingga saat ini Terminal 1 belum pernah direvitalisasi.
Proyek yang diagendakan selesai selama 360 hari tersebut akan memperluas central corridor area, connecting boarding lounge area, check-in counter area dan sebagainya. Meski begitu, Febri memastikan, revitalisasi Terminal 1 akan tetap mempertahankan desain awal.
Selama dilakukan penataan, Terminal 1C tidak dapat dioperasikan untuk sementara waktu. Febri menyampaikan, maskapai yang berada di Terminal 1C saat ini yakni Citilink, Trigana Air, dan Airfast Indonesia.
"Ketiganya akan berpindah operasional mulai Kamis. Khusus maskapai Citilink akan pindah ke Terminal 2 domestik. Sedangkan Trigana dan Airfast bergeser ke Terminal 1B," jelas Febri melalui keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Selasa (13/8).
Lebih lanjut dia menyebut, target revitalisasi ini ialah meningkatkan layanan dan kapasitas penumpang hingga dua kali lipat. Khusus di Terminal 1, nantinya terminal ini akan memiliki kapasitas 18 juta dari sebelumnya 9 juta penumpang per tahun.
Di samping untuk meningkatkan kapasitas penumpang, revitalisasi juga dilakukan untuk mengikuti perkembangan dunia teknologi. Banyak inovasi berbasis digital maupun otomatisasi yang nantinya akan dipasang di Terminal 1 ini.
"Berbagai layanan berbasis digital seperti digital lounge, fasilitas game station, digital wayfinding, smart baggage, akan tersedia di sana," terang Febri.
Tak hanya Terminal 1, saat ini secara bertahap AP II sedang merevitalisasi Terminal 2. Sehingga ke depan secara keseluruhan total akan dapat menampung 75 juta penumpang per tahun.
Proyek revitalisasi ini akan terintegrasi dengan sejumlah proyek pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta lainnya. Misalnya, proyek pembangunan integrated building dan peningkatan aksesibilitas. Diharapkan, revitalisasi terminal-terminal itu akan menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara terbaik di dunia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
