alexametrics

Kantongi PMN dan Pendanaan dari CDB, Proyek Kereta Cepat Lanjut

1 November 2021, 11:37:14 WIB

JawaPos.com–PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) segera melakukan pembangunan kereta cepat Jakarta–Bandung. Itu setelah mendapatkan persetujuan dari pemerintah terkait dengan penyertaan modal negara (PMN).

Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan, progres pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kini sudah mencapai lebih dari 79 persen. Bahkan saat ini, rangkaian kereta atau Electric Multiple Unit (EMU) untuk proyek tersebut sudah memasuki tahap produksi di pabrik Tiongkok Railway Rolling Stock Corporation (CRRC).

”Dengan sistem manajemen mutu terstandarisasi internasional ISO 9001,” jelas Dwiyana Slamet Riyadi dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Senin (1/11).

Dwiyana menyebut, masuknya investasi pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN) kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku leading konsorsium tersebut akan mengakselerasi pengerjaan proyek setelah sempat tersendat akibat dampak pandemi Covid-19.

Dia merinci, struktur pembiayaan KCJB adalah 75 persen dari nilai proyek dibiayai China Development Bank (CDB) dan 25 persen dibiayai dari ekuitas konsorsium. Dari 25 persen ekuitas, 60 persen berasal dari konsorsium Indonesia karena menjadi pemegang saham mayoritas.

Sehingga pendanaan dari konsorsium Indonesia sekitar 15 persen dari proyek. Sedangkan sisanya sebesar 85 persen dibiayai dari ekuitas dan pinjaman pihak Tiongkok, tanpa jaminan dari Pemerintah Indonesia.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads