JawaPos.com - Kisruh mengenai royalti yang dianggap jauh dari semangat keadilan kembali mengemuka. Terbaru, mantan Gitaris Stinky, Ndank Surahman Hartono, yang merupakan pencipta lagu Mungkinkah melayangkan somasi dengan melarang Andre Taulany dan Stinky untuk membawakan lagu ciptaannya tersebut.
Ndank Surahman mengungkapkan alasan kenapa akhirnya dia melarang Andre Taulany dan Stinky membawakan lagu Mungkinkah. Dia mengaku sudah berusaha menghubungi Andre untuk menagih haknya namun sayangnya tidak mendapat respons.
"Kenapa ada video somasi? Sebelum saya upload, sudah mencoba menghubungi Andre tapi tidak ada respons, tidak ada jawaban sama sekali," kata Ndank Surahman saat ditemui di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (2/1).
Dia mengaku menghubungi Andre Taulany dan Stinky awalnya untuk melakukan direct lisense terkait masalah royalti.
"Tujuan saya adalah untuk bicara direct lisense performing rights. Selama ini tidak ada bahasan, tidak ada basa basinya sama sekali," tuturnya.
Berhubung tidak ada respons dari Adre Taulany, akhirnya dia mengambil langkah tegas melarangnya untuk membawakan lagu Mungkinkah.
Sementara dengan Stinky, Ndank mengaku sudah sempat ada pembicaraan namun tidak sampai ada kesepakatan soal direct lisense yang dimintanya.
Terkait pelarangan lagu Mungkinkah oleh Ndank, Stinky sudah buka suara melalui Irwan Batara selaku pemain bas. Irwan mengaku kaget Stinky disomasi oleh Ndank. Karena menurutnya, Ndank selalu mendapat bayaran setiap kali Stinky manggung.
“Setiap kali Stinky show, Ndank selalu dapat bagian dari bayaran kita. Makanya kita kaget kenapa ada somasi,” kata Irwan saat dikonfirmasi.