← Beranda

BCL Masih Sedih Usai Ditinggal Ashraf, Vidi Aldiano: Dia Masih Stage 1

KuswandiMinggu, 8 Maret 2020 | 23.21 WIB
Photo
JawaPos.com- Bunga Citra Lestari (BCL) belum genap sebulan ditinggal Ashraf Sinclair selama-lamanya, setelah yang bersangkutan meninggal pada 18 Februari 2020 lalu, akibat mengalami serangan jantung. Kesedihan itu masih terlihat dalam diri BCL sampai sekarang.

Hal itu diungkapkan sahabat dekatnya, Vidi Aldiano, saat ditemui di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, belum lama ini. Vidi Aldiano menganggap, kejadian yang dialami BCL sungguh tidak mudah. Dia pun menganggap wajar jika ibu satu anak itu masih cukup terpukul atas kematian Ashraf Sinclair, yang terjadi begitu mendadak, di tengah kondisi normal dan keadaan sehat.

"Pasti masih sedih lah. Kalau di buku-buku kan ada 5 Stages of Grief dan dia (BCL) masih stage 1. Masih harus amat dikelilingi sama orang yang support," kata Vidi Aldiano di hadapan wartawan.

Vidi sendiri masih kerap datang ke rumah BCL untuk menghibur sekaligus menemaninya supaya tidak terlalu larut dalam kesedihan. Bukan hanya main ke rumahnya, Vidi Aldiano juga sempat menemani BCL manggung.

Di tengah kondisinya yang masih sedih, Vidi menyarankan BCL untuk tidak membaca media sosial atau pemberitaan yang kurang enak terlebih dahulu. Karena hal itu justru akan membuat kondisi BCL tambah drop.

"Gue bilang sama dia, sosial media dan mungkin media ada yang kurang bagus. Enggak usah didengerin, enggak usah dibaca, fokus sama diri lo sendiri, fokus sama Noah. Kalau kerjaan bisa ngedistrack ya kerja saja," kata Vidi menirukan perkataannya pada Bunga Citra Lestari alias BCL.

Vidi Aldiano blak-blakan mengaku tidak terlalu menaruh perhatian terhadap jadwal manggung teman-teman artisnya. Namun khusus BCL, dia selalu update informasi soal kegiatan sehari-hari BCL, termasuk soal urusan pekerjaaannya. Hal itu sengaja dilakukan Vidi sebagai wujud kepeduliannya terhadap BCL.

"Yang biasanya gue enggak peduli sama jadwal nyanyi teman-teman gue, yang ini gue peduli," tutur Vidi Aldiano.
EDITOR: Kuswandi