Stephen Wongso mengatakan, dia membuatkan dua setelan jas untuk Rayhan yang digunakan pada waktu akad nikah dan resepsi. Pada hari pernikahan, Stephen membuatkan beskap warna putih yang dipayet khusus.
"Pertama kami siapkan beskap dengan adat Jawa. Beskap itu dipayet khusus dan memang dipilih langsung sama Rayhan dan Isyana. Jadi, ada touch of detail di dalamnya. Beskapnya warna putih dan memang kami bikin custom termasuk dengan payetnya," ungkap Stephen Wongso di rumah mode Wong Hang di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan, Senin (3/2).
Rayhan juga mengenakan setelan jas buatan Stephen Wongso pada malam resepsi pernikahan. Warna jas light grey yang dikenakan Rayhan memang terlihat sangat serasi dengan gaun pengantin backless berpayet warna putih yang dikenakan Isyana.
"Untuk malam harinya Rayhan memilih warna light grey, warna yang ngetren di 2020. Konsepnya simpel, minimalis, tidak banyak aksen, tapi terlihat sangat mewah," ungkapnya.
Stephen juga mengatakan, dirinya tidak hanya fokus memikirkan jas yang akan dikenakan Rayhan. Dia juga ikut memikirkan konsep gaun pengantin yang akan dikenakan Isyana supaya ketika bersanding di pelaminan kostum yang dikenakan pasangan itu terlihat serasi. Stephen pun sering berdiskusi dengan desainer yang membuatkan gaun pengantin untuk Isyana Sarasvati.
"Kami tektokan juga sama desainer yang perempuannya. Kami matching-kan dari pemilihan warna dan segala macam supaya menjadi satu kesatuan yang utuh," ujarnya.
Butuh Waktu 4 Bulan
Butuh empat bulan persiapan untuk membuat dua setelan jas buat Rayhan. Waktu yang dibutuhkan memang cukup lama karena bahan harus dipesan sebelumnya. Selain itu, desain jas untuk Rayhan dibuat custom yang dipastikan tidak akan ditemukan desain sejenis di tempat lain.
Rayhan butuh beberapa kali bertemu dengan Stephen sebelum akhirnya semuanya fix sesuai keinginan. Dan setiap kali Rayhan datang mendiskusikan jas yang akan dikenakannya di hari pernikahan, Isyana Sarasvati selalu menemani.
"Untuk prosesnya sendiri dimulai dari beberapa bulan lalu. Kita mulai dari brainstorming konsepnya seperti apa, acaranya bagaimana," tuturnya.
Setelah itu, lanjutnya, konsep yang sudah jadi diserahkan ke kedua calon pengantin. Setelah cocok, barulah masuk ke tahap produksi.
"4 atau 5 bulan sebelum hari H kami mulai intenstif, tektok terus," terangnya.
Stephen menambahkan, baik Isyana maupun Rayhan turut memberikan ide. Setelah jas selesai dibuat, Stephen pun merasa bangga bisa merampungkannya.
Dia bahkan mendapat WhatsApp dari lelaki yang kini resmi menjadi suami Isyana Sarasvati. Dalam WhatsApp tersebut Rayhan mengungkapkan rasa puasnya dengan dua jas yang dibuat oleh Stephen.
"Itu yang paling penting buat kami. Setelah dipakai, saya mendapat WA dari Rayhan, bilang mereka berdua (Rayhan dan Isyana) suka banget dan berterima kasih sama. Itu menjadi suatu vitamin lah buat saya dan tim," pungkasnya.