← Beranda

Mengapa Artis K-pop Tidak Boleh Kencan?

Fersita Felicia FacetteJumat, 2 November 2018 | 20.11 WIB
HyunA dan E

JawaPos.com - Berkencan masih menjadi hal yang tabu bagi para artis idola di Korea. Banyak di antara mereka yang kencan dengan sembunyi-sembunyi, tapi ada juga yang terbuka meski bisa dihitung jari.


Banyak pertimbangan yang harus pikirkan sang artis untuk berkencan. Mulai dari kehilangan penggemar sampai yang terburuk adalah kehilangan karirnya di dunia keartisan. Tak mengherankan jika soal ini, agensi sang artis harus campur tangan dengan kehidupan pribadinya.


Biasanya, para agensi melarang artis idola yang masih trainee untuk berkencan. Setelah debut pun, bukan berarti mereka dibebaskan untuk berkencan, beberapa agensi menerapkan batas waktu hingga artisnya bisa berkencan setelah debut.


Contohnya JYP Entertainment, agensi yang menaungi 2PM, GOT7, Day6, TWICE, Stray Kids, dan beberapa artis lainnya ini menerapkan batas waktu tiga tahun bagi artis idolanya untuk dapat berkencan kemudian setelah debut. Setelah lebih dari itu, CEO Park Jin Young mempersilakan artisnya berkencan bahkan menikah, seperti yang terjadi pada Sunmi mantan member Wonder Girls.


Contoh lain yang baru saja terjadi adalah soal HyunA dan E'Dawn Pentagon yang menyatakan hubungannya ke publik. Mereka tiba-tiba dikeluarkan dari agensinya, Cube Entertainment, karena mengumumkan hubungan mereka tanpa pemberitahuan kepada sang agensi. Meski sempat ditarik kembali ucapan itu, tetapi HyunA yang merasa diperlakukan tidak adil walau sudah membantu perusahaan memilih tetap keluar dari agensi.


Contoh lainnya adalah member Super Junior, Sungmin yang malah ditinggalkan penggemarnya karena menikah secara tiba-tiba. Namun ada kabar yang beredar di kalangan penggemar sendiri bahwa banyak penggemar yang tidak menyukai sikap istri Sungmin. Akibatnya, Sungmin harus hiatus dari kegiatannya dari Super Junior walaupun sudah menyelesaikan wajib militernya.


Namun tidak demikian dengan Taeyang Bigbang dari YG Entertainment yang menikahi aktris Min Hyo Rin. Sebab keduanya sudah lama berhubungan, para penggemar pun mendukung keberanian Taeyang menyunting sang aktris sebelum pergi wajib militer. YG Entertainment dikenal di kalangan penggemar tidak pernah menyatakan sikap atas kabar kencan para artisnya. Mereka dikenal jarang mengonfirmasi, baik itu untuk membenarkan atau membantah.


Menurut peneliti dari Pusat Kebudayaan dan Masyarakat Korea, Lee Jong Im, tabunya kencan di antara para idola ini karena mereka diminta menahan diri agar bisa mendulang kesuksesan dalam karirnya.


"Beberapa mungkin memiliki keraguan dan keluhan, tapi agensi memiliki harapan kepada mereka. Mereka dikondisikan untuk menahan diri dari kencan agar sukses," ujar Lee yang mewawancarai para trainee calon idola untuk penelitiannya pada trainee K-pop, seperti dilansir dari The Korea Herald, Jumat (2/11).


Ia mengatakan, beberapa trainee sesungguhnya ingin menjaga kehidupan pribadi mereka dengan sempurna dan tidak ada yang menghalangi kesuksesannya. Sementara yang lainnya mengeluhkan kehidupan pribadinya, salah satunya berkencan.


Menurutnya, agensi hiburan Korea Selatan mengambil pendekatan yang tidak langsung terhadap isu kencan para trainee calon idola. Beberapa trainee, katanya, harus mengirim pembaruan saat diwawacara kepada agensinya itu.


"Sementara beberapa masih sekolah menengah dan memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan teman-teman sekolahnya secara sukarela untuk menghindari perhatian yang tidak diinginkan," lanjutnya.


Tidak hanya itu, beberapa trainee idola juga disarankan oleh agensi agar tidak berkencan yang dimasukkan dalam klausul hukum di dalam kontrak mereka.


"Para trainee berlatih di sebuah studio terpisah berdasarkan jenis kelamin sampai pukul 10 atau 11 malam untuk menghilangkan kesempatan mereka berbaur dan meninggalkan mereka tanpa waktu bertemu siapa pun," terangnya.


Industri K-pop sendiri, katanya, merupakan bisnis yang digerakkan oleh keuntungan, mengesampingkan privasi dan status hubungan dengan seseorang yang bisa berdampak pada popularitas mereka. Hasilnya, kehidupan pribadi sang artis menjadi bagian dan paket dari sebuah komoditas.


Sementara itu, pengacara dan mantan juru bicara Asosiasi Bar Korea, No Yeong Hui menyampaikan, larangan berkencan tidak akan berdiri dengan baik dalam kasus hukum perdata di industri tersebut.


"Selebriti harus menghormati hubungannya dengan perusahaan sampai tingkat tertentu. Ada hak-hak dasar yang perlu dilindungi. Bahkan jika harga saham jatuh dan masalah laba, itu tidak adil memaksa orang menekan naluri mereka, karena selebriti adalah komoditas dan perilaku mereka memengaruhi secara bisnis," jelasnya.


Ia mengatakan, tidak ada yang bisa membantu trainee idola menandatangani kontraknya. Bagaimanapun, katanya, ada cara di sekitar hukum untuk melarang idola berkencan. Contohnya adalah klausul pembatasan yang memaksa idola membayar sejumlah uang bila membuat agensi berada dalam bahaya.


Jadi, tidak mengherankan lagi apabila ada kabar kencan artis idola, agensi harus turun tangan ikut mengonfirmasi baik itu membenarkan atau membantah. Tidak mengherankan pula jika ada saja artis idola yang diam-diam berkencan. Kita sudah tahu alasannya, bukan?

EDITOR: Fersita Felicia Facette