← Beranda

Taufik Lala Sempat Main Sepeda dan Makan Mie Ayam Sebelum Meninggal 

Abdul RahmanKamis, 27 Juli 2023 | 03.10 WIB
Taufik Lala semasa hudup.
JawaPos.com - Kondisi kesehatan aktor sekaligus komedian Taufik Hidayat atau Taufik Lala bisa dibilang cukup stabil tadi pagi, Rabu (26/7). Pasalnya, dia masih berinteraksi melakukan chat dengan beberapa temannya dan naik sepeda serta melakukan olah raga.
 
Baca Juga: Viral Wilayah Tambang PT Freeport di Papua Muncul Hujan Salju
 
Burhan, seorang kerabat yang bertemu dengan Taufik Lala tadi pagi mengatakan dirinya dan teman-temannya terbiasa main bola setiap hari Rabu. Taufik Lala juga datang dengan mengendarai sepeda.
 
"Dia biasanya bawa motor atau mobil, tapi hari ini dia bawa sepeda," kata Burhan, sahabat almarhum Taufik Lala saat ditemui di rumah duka di bilangan Cibubur Jakarta Timur.
 
Baca Juga: BKSAP DPR Sebut Sidang Umum AIPA Ke-44 Tekankan Kesejahteraan Masyarakat dan Lingkungan
 
Hari ini Taufik Lala tidak main bola. Dia hanya melakukan aktivitas lagi mengelilingi lapangan. Setelah main bola, pemain sinetron Islam KTP itu  mengajak Burhan untuk makam mie ayam di tempat biasa mereka makan di bilangan Jakarta Timur.
 
"Dia makan mie ayam sama saya. Nggak ada keluhan sama sekali," kata Burhan.
 
Setelah selesai makan mie ayam bareng, Burhan dan Taufik Lala kemudian meninggalkan lokasi untuk pulang ke rumah masing-masing.
 
Baca Juga: Ketua DPRD Surabaya: Kebun Raya Mangrove Surabaya, Konservasi Alam hingga Edukasi Anak Muda
 
"Saya pulang, mandi, terus salat dzuhur. Tiba-tiba di WA sudah rame Taufik meninggal. Saya kaget banget, gemetaran saya," kata Burhan.
 
Untuk memastikan kabar tak sedap ini, dia kemudian menelpon anak Taufik Lala. Di sana, Burhan yakin sang sahabat yang baru saja makan mie ayam bersamanya telah tiada.
 
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Taufik Lala Sempat Pingsan di Bengkel Sepeda
 
"Saya telepon anaknya,'Om, Papa Om'," kata Burhan menirukan ucapak anak almarhum.
 
Di matanya, Taufik Lala termasuk orang baik, cerita dan nyaris tidak pernah marah. Dia pun mendoakan agar sang sahabat mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
EDITOR: Banu Adikara