
Jumpa pers film Qorin 2 mengenang mendiang Epy Kusnandar. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Fedi Nuril kini keluar dari zona nyamannya. Dalam film terbarunya berjudul Qorin 2, sang aktor memerankan karakter gelap dan sadis menjadi pelaku pembunuhan, membantai habis tak memberikan kesempatan untuk bernapas napas pada korban-korbannya.
Saat diberi kepercayaan memerankan karakter sebagai Pak Makmur dalam film garapan sutradara Ginanti Rona, Fedi Nuril mengaku, langkah pertama yang dilakukannya adalah berusaha memahami secara mendalam naskah skenario.
"Pertama saya baca skenario mencoba mendalami karakter ini. Mencoba memahami secara mendalam. Apa yang membuat Pak Makmur sampai pada titik putus asa, sampai melakukan tindakan seekstrem itu," kata Fedi Nuril di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Menurut Fedi, Pak Makmur syok saat mengetahui anaknya yang bernama Jaya menjadi korban bully dari sejumlah temannya. Dia pun menempuh cara baik dan beradab berusaha menghentikan tindakan yang dilakukan teman-teman kepada anaknya.
"Dia melapor ke pihak sekolah cuma nggak ditanggapi. Dia emosi, putus asa. Emosi paling puncaknya orang marah yang putus asa," ungkap Fedi Nuril.
Memerankan karakter sebagai Pak Makmur yang sadis, Fedi Nuril tidak melakukan observasi dari luar. Dia justru menyelam ke kedalaman diri mencari momen-momen paling emosional dan memantik kemarahan yang pernah dialaminya.
"Saya mencari dalam diri hal-hal yang membuat saya marah, dilampiaskan untuk kebutuhan film," ungkap Fedi Nuril.
Pria yang kerap memerankan tokoh pria poligami di sejumlah film sangat bersyukur anaknya tidak ada yang menjadi korban bully dari teman-temannya.
"Alhamdulilah anak saya bukan korban bullying dan juga bukan pelaku bullying. Saya saja ke-trigger banget kalau aksi bullying terjadi sama anak saya. Saya sangat memahami kemarahan Pak Makmur," ungkapnya.
Film Qorin 2 diperkuat oleh sejumlah pemain. Selain Fedi Nuril, sejumlah pemeran lainnya yaitu Indra Birowo, Epy Kusnandar, Sari Koeswoyo, Fitrie Rachmadhina, Gilang Devialdy, Ali Fikry, Wavi Zihan, Muzakki Ramdhan, Seroja Hafiedz, Dimas Aditya, Vincentius Jeremhia, Ben Malaihollo, dan Quentin Stanislavski.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
