Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Oktober 2025 | 17.58 WIB

Hedy Lamarr: Aktris Hollywood yang Jadi Pelopor Teknologi Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth

Hedy Lamarr, bukan cuma wajah cantik Hollywood, tetapi ia juga otak di balik teknologi yang bikin dunia digital kita berjalan hari ini. (theguardian.com) - Image

Hedy Lamarr, bukan cuma wajah cantik Hollywood, tetapi ia juga otak di balik teknologi yang bikin dunia digital kita berjalan hari ini. (theguardian.com)

JawaPos.com - Di era keemasan Hollywood, nama Hedy Lamarr identik dengan kecantikan dan glamor. Ia dijuluki “wanita tercantik di dunia” dan membintangi puluhan film populer sepanjang 1930-an hingga 1950-an.

Namun, di balik sorotan kamera dan gaun mewah, Lamarr menyimpan sisi lain yang jarang diketahui publik, ia adalah penemu teknologi yang menjadi fondasi Wi-Fi, GPS, dan Bluetooth.

Lahir di Wina, Austria, pada 9 November 1914, Lamarr memiliki ketertarikan kuat terhadap ilmu pengetahuan sejak muda. Setelah pindah ke Amerika Serikat dan meraih ketenaran sebagai aktris, ia mulai menyalurkan ide-idenya ke dunia teknik dan komunikasi.

Bersama komponis George Antheil, Lamarr mengembangkan sistem “frequency hopping” atau lompatan frekuensi untuk menghindari gangguan sinyal pada torpedo radio selama Perang Dunia II.

Menurut Smithsonian Magazine, Lamarr dan Antheil menerima paten untuk sistem komunikasi rahasia pada tahun 1942. Teknologi ini memungkinkan sinyal radio berpindah-pindah frekuensi secara acak, sehingga sulit dilacak atau dibajak oleh musuh.

“Lamarr percaya bahwa teknologi ini bisa mencegah torpedo Sekutu dari gangguan sinyal oleh Jerman,” tulis Sasha Ingber dalam artikelnya di Smithsonian.

Meski ide tersebut tidak langsung digunakan oleh militer, prinsip dasar dari penemuan Lamarr menjadi fondasi bagi sistem komunikasi nirkabel modern. Dari ponsel hingga Wi-Fi, warisan Lamarr hidup dalam setiap perangkat digital yang kita gunakan hari ini.

Sayangnya, kontribusi Lamarr tidak mendapat pengakuan yang layak selama hidupnya. Ia lebih dikenal sebagai bintang film daripada sebagai ilmuwan.

“Wajahku adalah kesialanku,” tulis Lamarr dalam memoarnya, mengungkap frustrasi karena kecantikannya sering menutupi kecerdasannya.

Baru pada akhir abad ke-20, dunia mulai menyadari bahwa Lamarr bukan hanya aktris, tetapi juga inovator. Pada 1997, ia menerima penghargaan dari Electronic Frontier Foundation atas kontribusinya dalam dunia teknologi. Pengakuan ini datang puluhan tahun setelah patennya kedaluwarsa dan teknologinya mulai digunakan secara luas.

Lamarr juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Ia membuktikan bahwa kecerdasan bisa hadir di luar laboratorium, bahkan di balik layar film.

“Lamarr adalah senjata rahasia Hollywood,” tulis Anna Diamond dalam artikel Smithsonian lainnya, menyoroti peran Lamarr dalam mendukung upaya perang melalui inovasi.

Selain sebagai penemu, Lamarr dikenal sebagai sosok yang mandiri dan berani. Ia meninggalkan pernikahan pertamanya dengan seorang pengusaha senjata Austria dan melarikan diri ke London, sebelum akhirnya tiba di Hollywood. Keputusan itu menjadi titik balik dalam hidupnya, membuka jalan bagi karier film dan eksplorasi ilmiah.

Lamarr wafat pada 19 Januari 2000 di Florida, Amerika Serikat, dalam usia 85 tahun. Meski telah tiada, warisan intelektualnya terus hidup. Ia dikenang bukan hanya sebagai aktris cantik, tetapi juga sebagai jenius yang mengubah dunia digital secara diam-diam.

Kini, nama Hedy Lamarr semakin sering disebut dalam diskusi tentang perempuan dalam sains dan teknologi. Ia menjadi simbol bahwa kecantikan dan kecerdasan bisa berjalan beriringan, dan bahwa sejarah digital dunia memiliki akar yang tak terduga,di balik layar film hitam putih, ada seorang perempuan yang menulis masa depan. (*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore