JawaPos.com - Permasalahan antara Syarah dan suaminya, Sunyoto Indra Prayitno, dengan Mario Teguh dan istrinya, Linna Susanto, berawal dari kesepakatan untuk kerja sama.
Namun di tengah jalan terjadi permasalahan diantara mereka. Pihak Syarah menyebut pihak Mario Teguh tidak mengerjakan tugas-tugasnya yang sudah disepakati padahal sudah di-DP Rp 1 milar dan biayar cicilan Rp 100 juta setiap bulannya dengan nilai kontrak kerja sama Rp 5 miliar selama 5 tahun.
Sedangkan pihak Mario Teguh membantah dituding tidak mengerjakan kewajiban sesuai dengan MOU. Selain itu, pihak Mario Teguh merasa dibohongi terkait asal usul produk skincare milik Syarah dan suami. Yang katanya diakui sebagai produk Jepang namun kenyataannya diproduksi di Cibinong. Selain itu, pihak Mario Teguh mengkhawatirkan produk skincare milik Syarah akan membayahakan kesehatan masyarakat.
Terlepas adu argumen diantara dari keduanya, yang juga menarik adalah perdebatan kerja sama Syarah dan suaminya apakah dengan Mario Teguh atau dengan Linna Teguh.
Karena pengacara motivator senior secara tegas membantah Mario Teguh bekerja sama dengan pihak Syarah. Sebab, katanya, tidak pernah melakukan penanda tanganan kesepakatan kerja sama apapun dengan Syarah dan suami yang melapor kasus penipuan dan penggelapan di Polda Metro Jaya.
Namun dalam sejumlah kesempatan, baik Syarah ataupun kuasa hukumnya menegaskan kerja samanya dengan Mario Teguh, bukan dengam Linna Susanto. Berikut sejumlah poin argumentasinya:
1. Nilai Kerja Sama Bernilai Fantastis
Baik Syarah ataupun kuasa hukumnya mengatakan kerja samanya bukan dengan Linna Teguh, meskipun dalam MOU ditandatangani oleh Linna.
Mereka mendasarkan argumentasinya bekerja sama dengan Mario Teguh mengingat nilai kontrak kerja sama yang disepakati bernilai fantastis mencapai Rp 5 miliar.
Pihak Syarah secara tegas menyatakan tidak mungkin mau mengeluarkan uang hingga miliaran rupiah apabila kerja samanya dengan Linna Teguh. Sebab, yang punya power bisa memberikan pengaruh ke banyak orang adalah Mario Teguh, bukan Linna.
2. Menyinggung Jumlah Followers 33 Juta
Pihak Syarah meyakini kerja samanya dengan Mario Teguh dan bukan dengan Linna Susanto mengingat sempat menyinggung soal jumlah followers secara akumatif di semua platform media sosial mencapai 33 juta.
Pihak Syarah yakin kerja samanya dengan Mario Teguh karena Linna Susanto tidak mungkin memiliki jumlah followrs sebanyak itu. Hanya Mario Teguh yang kemungkinan bisa memiliki jumlah followers sebesar itu.
3. Mario Teguh Berinteraksi Secara Langsung
Pihak Syarah yakin kerja samanya dengan Mario Teguh bukan dengan Linna Teguh mengingat sang motivator senior sempat tampil memberikan semacam presentasi atau pemaparan terkait pengembangan bisnis kecantikan.
Menurut Syarah, Mario Teguh sempat memberikan presentasi dengan menulis di papan di sebuah hotel yang secara khusus berbicara soal propek masa depan bisnis miliknya. Yang katanya bisa mendatangkan penghasilan lebih besar apabila bekerja sama dengan Mario Teguh.
4. Staf Syarah Berinteraksi dengan Mario Teguh
Selain Syarah dan suami yang bertemu dan mendapat pemaparan dari Mario Teguh, staf Syarah juga sempag berinteraksi secara langsung dengan Mario Teguh. Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Syarah menyatakan staf siap untuk memberikan kesaksian.
5. Sempat Chat Mario Teguh Akan Menghadiri Acara Manga di Jepang
Syarah juga bercerita sempat mendapat chat dari Linna Susanto pada tanggal 26 Agustus 2022. Chat itu sangat membekas karena berhasil membuatnya terbuai sehingga memutuskan untuk bekerja sama. Meski sebelumnya sempat ragu lantaran Mario Teguh diundang tim manga Jepang untuk menghadiri acara.
Linna Teguh pun menyatakan akan sangat menarik apabila launching Kanemochi dilakukanndi sana dan bisa terekspose di 11 negara. Hal itu membuat Syarah tergiur sehingga mau bekerja sama dengan Mario Teguh.