Bahlil Pastikan RPP Kemudahan Investasi di IKN Terbit Bulan Ini

18 November 2022, 12:31:51 WIB

JawaPos.com – Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlill Lahadalia memastikan Rancangan Pengaturan Pemerintah (RPP) tentang kemudahan berusaha atau investasi di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) akan terbit bulan ini atau November 2022.

Sebelumnya, RPP Investasi ini direncanakan terbit Oktober. Namun, karena alasan persiapan acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, RPP ini mundur dari target.

Bahlil mengatakan sebenarnya RPP tersebut sudah hampir mencapai final. Oleh sebab itu, pihaknya memastikan akan cepat menyelesaikan RPP tersebut untuk segera diterbitkan.

“RPP ini sebenarnya sudah mau final tapi kan karena dua minggu terakhir semua fokus di acara G20, jadi nanti akan kita selesaikan di bulan november ini. Harus selesai cepat,” kata Bahlil dalam keterangan resmi, Kamis (17/11).

Ia juga mengungkapkan, hingga November 2022 ada sejumlah negara yang sudah tertarik berinvestasi di kawasan IKN Nusantara. Negara tersebut meliputi Korea Selatan, Tiongkok hingga perusahaan di Taiwan.

“Korea mereka pingin sekali terutama dari LG. Mereka pingin masuk di IKN kemudian beberapa negara Eropa, Uni Emirat Arab, dan Tiongkok,” ungkap Bahlil.

Selain itu, lanjut Bahlil, salah satu perusahaan elektronik asal Taiwan yaitu Foxconn telah menyampaikan niatnya secara langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berinvestasi di wilayah IKN.

“Foxconn akan masuk di teknologinya tapi sekarang proposalnya lagi kita diskusikan,” tandas Bahlil.

Sementara itu, Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengungkapkan, pemerintah tengah mempersiapkan tiga hal terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Hal ini diharapkan agar 2024 nanti IKN Nusantara menjadi kota layak huni.

“Ada tiga hal yang kami persiapkan dalam rangka kita membangun kota IKN, Ibu Kota Negara Nusantara yang tidak hanya layak huni, tapi juga loveable, dicintai. Kami ingin agar di tahun 2024 nanti terbentuk satu ekosistem yang menyeluruh dan juga membuat kota itu memang menjadi kota yang layak huni,” kata Bambang usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (4/10).

Menurut Bambang, ketiga hal tersebut adalah rancangan peraturan pemerintah (RPP) terkait insentif bagi pelaku usaha dan investor yang akan melakukan usahanya di IKN, pembentukan Badan Usaha Milik Otorita IKN dan pelaksanaan jajak pasar.

“Ada beberapa insentif fiskal dan nonfiskal yang memang kita rancang bersama-sama dengan Kementerian Investasi/BKPM serta juga tim interdep antarkementerian dari Kementerian Keuangan, dari Bappenas, dan dari kementerian lain terkait untuk membuat para investor dapat menanamkan modalnya, menanamkan usahanya, melakukan usaha di IKN Nusantara dengan sebaik-baiknya,” ucap Bambang.

“Itu akan bermanfaat buat semua pihak, mereka yang bermukim di sana ataupun oleh pelaku usaha itu sendiri,” sambung Bambang.

Editor : Banu Adikara

Reporter : R. Nurul Fitriana Putri

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads