alexametrics

Pembangunan Ibu Kota Baru Jangan Mengganggu Program Strategis Nasional

18 Juli 2021, 15:27:28 WIB

JawaPos.com – Pemerintah merencanakan pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di kawasan Kalimantan Timur. Namun, pembangunan ini diminta agar tidak mengganggu perencanaan program strategis nasional lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional (KPRBN) Eko Prasojo. Ia mengatakan, program strategis nasional ini sangat penting untuk keberlangsungan Indonesia ke depannya.

“Pemindahan Ibu Kota ini akan menyerap semua fokus energi, biaya pembangunan yang kita miliki. Bagaimana dengan sasaran pembangunan Indonesia 2045 kalau fokus kita terbagi dengan pemindahan Ibu Kota?” ujar dia dalam keterangan resminya dikutip, Minggu (18/7).

Ia menambahkan, skema pembiayaan pembangunan IKN ini harus jelas. Sebab, jika tidak, maka akan menguntungkan pihak swasta dan merugikan pemerintah.

“Kalau pembiayaan oleh swasta waspadai prinsip profit making. Jangan sampai perpindahan Ibu Kota ini jadi domain bisnis para pengusaha,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan agar pemerintah sepenuhnya menetapkan kebijakan dan mengontrol pembangunan dan implementasi Ibu Kota Negara ini. “Ini kalau dibiayai oleh APBN tidak boleh mengganggu pelaksanaan pembangunan tahunan” sambung dia.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama menyayangkan proses pembangunan IKN masih sangat lambat. Pasalnya, Undang-Undang Ibu Kota Negara baru yang akan menjadi dasar legalitas pemindahan ibu kota sampai saat ini belum di bahas dan bahkan belum masuk Prioritas Legislasi Nasional (Prolegnas).

“Progres pembahasan IKN di DPR ini baru sampai pada tahap memasukan RUU IKN ke dalam Prolegnas 2021, namun pemerintah secara resmi belum mengajukan kepada DPR. Naskah akademik, surpres, dan dokumen lainnya belum diserahkan,” tandas dia.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads